SAMARINDA – Persib Bandung berstatus sebagai tim yang paling diburu dalam persaingan gelar juara Super League 2025/2026. Dominasi *Pangeran Biru* di puncak klasemen membuat setiap lawan berambisi menjegal langkah mereka, termasuk Persija Jakarta saat kedua tim bertemu di Stadion Segiri, Samarinda, pada 10 Mei 2026.
Laga bertajuk Derbi Indonesia ini menjadi krusial bagi Persib yang tengah mengincar gelar juara liga untuk ketiga kalinya secara berturut-turut. Kemenangan atas Persija akan memuluskan jalan mereka menuju tangga juara.
Meski demikian, skuad asuhan Bojan Hodak diprediksi akan menemui tantangan berat. Dalam beberapa tahun terakhir, Persib memiliki rekam jejak yang cukup baik saat menghadapi *Macan Kemayoran* di tempat netral. Catatan menunjukkan bahwa Persib belum pernah terkalahkan oleh Persija saat laga “kandang” Persija berlangsung di luar Jakarta.
Statistik pertemuan keduanya di tempat netral dalam kurun waktu tujuh tahun terakhir terbilang sengit. Hasil imbang dan saling mengalahkan kerap terjadi, yang menandakan kekuatan kedua tim cukup berimbang meski venue pertandingan berpindah-pindah.
Kepindahan markas Persija ke Samarinda juga memicu respons dari pendukung setia mereka, The Jakmania. Di media sosial, banyak pendukung yang memberikan semangat kepada tim kesayangannya agar tetap tampil maksimal demi menjaga kehormatan klub, meski harus bermain jauh dari Jakarta.
Faktor non-teknis juga diprediksi akan mewarnai laga ini. Kehadiran suporter Borneo FC, Pusamania, di Stadion Segiri diperkirakan bakal memberikan suntikan dukungan moral bagi Persija.
Dukungan tersebut didasari oleh kepentingan Borneo FC yang ingin menelikung Persib di papan atas klasemen. Jika Persija mampu mengamankan poin penuh, hasil tersebut tidak hanya akan merusak tren positif Persib, tetapi juga membuka jalan bagi *Pesut Etam* untuk memangkas jarak poin dari pemimpin klasemen.

