Sydney – Bulu tangkis Indonesia mencetak sejarah baru di Australian Open 2025. Dua pasangan ganda putri, Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum dan Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari, memastikan “All Indonesian Final” setelah keduanya berhasil menembus babak puncak turnamen level Super 500 ini.
Pencapaian gemilang ini menandai pertama kalinya dua ganda putri Indonesia melaju ke partai final dan menciptakan All Indonesian Final dalam turnamen BWF World Tour level Super 500.
Rachel/Febi menjadi wakil pertama yang mengamankan tiket final. Mereka sukses mengandaskan pasangan Amerika Serikat, Francesca Corbett/Jennie Gai, dalam dua gim langsung dengan skor 21-18, 21-19.
Pertandingan tersebut berlangsung di Sydney Olympic Park, Sydney, Australia, pada Sabtu (22/11) pagi.
“Gim pertama dan kedua poinnya kejar-kejaran dan memang setiap bertemu mereka selalu ramai mainnya. Tadi saya meyakinkan diri saya sendiri, nekat saja dan mati-matian,” kata Febi dalam keterangan resmi usai pertandingan.
“Gim kedua kami sempat tegang tapi Alhamdulillah bisa tetap tenang, lebih yakin untuk bisa mengambil kemenangan,” tambahnya.
Ini adalah final perdana bagi duet Rachel/Febi. Sejak berpasangan pada September 2025, mereka kerap terhenti di babak pertama atau kedua dalam lima turnamen BWF World Tour yang diikuti.
“Senang sekali, Puji Tuhan bisa menyelesaikan pertandingan hari ini dengan kemenangan. Pertama kali masuk final di Super 500 bagi kami,” ujar Rachel.
“Terima kasih untuk semua dukungan yang sangat berarti, berkat doa dan dukungan ini kami bisa sampai di sini. Tapi kami belum akan berhenti, kami mau yang lebih lagi,” tambah atlet berusia 21 tahun ini.
Kemenangan Rachel/Febi kemudian diikuti oleh rekannya, Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari. Duet yang juga baru dipasangkan pada September 2025 ini sukses menaklukkan pasangan Jepang, Ririna Hiramoto/Kokona Ishikawa.
Ana/Trias memastikan kemenangan melalui pertarungan rubber game sengit dengan skor 19-21, 21-11, 21-12. Partai ketiga ini juga berlangsung di lapangan 1 Sydney Olympic Park.
“Di gim pertama defense kami masih belum pas jadi pengembaliannya kurang bagus, tanggung atau tersangkut di net. Di game kedua dan ketiga kami coba perbaiki itu dan juga perbanyak serangannya,” jelas Ana, sapaan akrab Febriana.
“Sangat senang bisa menciptakan All Indonesian Finals di ganda putri apalagi ini dengan pasangan-pasangan baru. Pencapaian yang sangat penting setelah kemarin di awal-awal, kami cukup kesulitan untuk menembus babak akhir,” tambahnya.
“Alhamdulillah bersyukur bisa masuk ke final Super 500 pertama. Besok mau main enjoy saja, nikmati pertandingan dan keluarkan semua kemampuan,” timpal Trias.
Ia pun menyatakan kegembiraannya akan bertemu Rachel, “Tidak sabar juga bertemu mantan partner, Rachel, di pertandingan resmi.”
Duel final antara Rachel/Febi dan Ana/Trias dijadwalkan berlangsung di arena yang sama, Sydney Olympic Park, Sydney, Australia, pada Minggu (23/11).

