Padang – Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir menyambut kepulangan para atlet binaan Kepolisian Daerah Sumatera Barat (Polda Sumbar) yang baru saja pulang membawa deretan prestasi dari ajang internasional. Kehadiran mereka di kampung halaman disambut antusias warga, sekaligus menjadi momen perayaan atas keberhasilan yang mengangkat nama daerah di level dunia.
Penyambutan berlangsung di Simpang Jam Ria dan berlanjut dengan parade penghormatan menuju Istana Gubernur Sumatera Barat, Minggu (3/5/2025). Sepanjang rute, masyarakat ikut memberi apresiasi kepada para atlet yang dinilai telah menunjukkan dedikasi tinggi.
Maigus Nasir menyampaikan rasa syukur atas pencapaian tersebut. Ia mengatakan, para atlet tidak sekadar bertanding, tetapi juga berhasil membawa nama Kota Padang dan Sumatera Barat ke panggung global. Menurut dia, keberhasilan itu sejalan dengan arah pembangunan daerah melalui Program Unggulan Padang Juara.
“Kami mengucapkan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada para atlet dari kesatuan Polda Sumbar atas deretan prestasi yang diraih. Semoga capaian bergengsi ini dapat terus dipertahankan, ditingkatkan, dan yang terpenting mampu menjadi katalis inspirasi bagi generasi atlet muda lainnya untuk berani berjuang meraih prestasi yang lebih tinggi,” ujar Maigus.
Salah satu yang paling menyita perhatian adalah Bripda Ressya Faolingga, 20 tahun. Polisi wanita itu tampil gemilang pada The 22 Wata Open International Taekwondo Championship di Osaka, Jepang, dengan merebut juara I kelas Under 68 Kg putri dan juara II kelas Under 73 Kg putri.
Prestasi serupa juga ditorehkan Bripda Ramakeen Sigit, 21 tahun. Pada ajang Harimau Belgium International Championship cabang pencak silat yang digelar di Jakarta Selatan dan Belgia, ia meraih juara I Kelas E putra 65-70 Kg sekaligus dinobatkan sebagai pesilat terbaik sepanjang turnamen.
Dua mahasiswa asal Padang yang turun di nomor yang sama turut menambah daftar prestasi. Zahra Fadly, 20 tahun, mahasiswi STIKES Indonesia, berhasil meraih juara II. Sementara Muhammad Farid, 20 tahun, mahasiswa Politeknik Negeri Padang, finis di posisi juara III.
Kepala Polda Sumbar Inspektur Jenderal Polisi Gatot Tri Suryanta turut hadir mengawal kepulangan para atlet binaannya. Ia menilai capaian tersebut lahir dari kerja keras, disiplin, dan semangat juang yang konsisten selama latihan.
“Prestasi gemilang ini adalah bukti nyata bahwa dengan kerja keras, disiplin ketat, dan mentalitas semangat juang yang pantang menyerah, kita mampu berdiri sejajar dan bersaing di level internasional. Polda Sumbar akan terus berkomitmen mendukung penuh pembinaan atlet agar ke depannya semakin banyak rentetan prestasi yang bisa kita raih,” kata Gatot.

