Berita

Prancis Menaklukkan Swedia, Mbappé Bawa Les Bleus ke 16 Besar

dari-viking-ke-napoleon:-kali-ini-prancis-lagi-yang-menulis-sejarah
Dari Viking ke Napoleon: Kali Ini Prancis Lagi yang Menulis Sejarah

Jakarta – Prancis kembali menunjukkan dominasinya atas Swedia dengan kemenangan meyakinkan 3-0 pada laga Piala Dunia 2026. Hasil itu bukan hanya mengantar Les Bleus ke babak 16 besar, tetapi juga menegaskan perbedaan kualitas yang tampak sejak menit awal pertandingan.

Pertemuan kedua tim kali ini memang berlangsung jauh dari konteks sejarah panjang yang pernah mewarnai hubungan Prancis dan Swedia di Eropa. Jika dulu keduanya dikenal lewat kejayaan masing-masing di medan perang dan panggung kekuasaan, kini mereka bertemu dalam suasana yang lebih damai: sepak bola.

Namun, di lapangan, Prancis tetap tampil sebagai penguasa. Tim asuhan Les Bleus langsung mengambil inisiatif serangan dan membuat Swedia lebih banyak bertahan. Bola berkali-kali mengalir di kaki para pemain Prancis, sementara kubu lawan dipaksa bekerja keras menutup ruang.

Ousmane Dembélé dan Michael Olise menjadi dua pemain yang paling sering merepotkan lini belakang Swedia. Setiap celah yang berhasil ditutup, celah lain kembali muncul. Swedia sebenarnya cukup disiplin menjaga area pertahanan dan sempat membuat Prancis kesulitan sepanjang babak pertama.

Kebuntuan pecah tepat di menit ke-45. Dembélé mengirim umpan matang yang diselesaikan Kylian Mbappé menjadi gol pembuka. Gol itu membuat situasi Swedia semakin berat jelang turun minum.

Pemkab Aceh Tamiang Percepat Huntap, Sepakati Lahan HGU

Memasuki babak kedua, Prancis tak menurunkan tempo. Baru delapan menit berjalan, Olise kembali memperlihatkan kualitasnya lewat umpan akurat yang diteruskan Bradley Barcola menjadi gol kedua. Skor 2-0 membuat Swedia makin tertekan.

Swedia mencoba membalas lewat Alexander Isak dan Viktor Gyökeres. Akan tetapi, duet William Saliba dan Dayot Upamecano tampil solid menjaga area depan Mike Maignan. Hampir seluruh ancaman Swedia berhasil dipatahkan sebelum menjadi peluang berbahaya.

Prancis kemudian menutup pertandingan lewat gol kedua Mbappé pada menit ke-74. Lagi-lagi Olise menjadi pemberi umpan, sementara Mbappé menyelesaikannya dengan dingin untuk memastikan skor akhir 3-0.

Dua assist Olise ikut menjadi sorotan besar dalam kemenangan ini. Mbappé memang menjadi figur paling menonjol, tetapi Olise berperan sebagai pengatur serangan yang membuka jalan menuju gawang Swedia.

Dengan hasil tersebut, Prancis menunggu Paraguay di fase berikutnya. Sebaliknya, perjalanan Swedia di Piala Dunia 2026 harus terhenti.

Zigo Dorong Feeder Tol Dharmasraya-Rengat Jadi Prioritas 2027

Pada malam itu, sejarah dengan sendirinya mengulang satu pola lama: ketika Prancis berada dalam performa terbaik, lawan mereka harus bekerja jauh lebih keras untuk menghentikan laju permainan tim biru itu.

Komentar