Padang – Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) sigap mengirimkan bantuan logistik besar-besaran serta mengerahkan ribuan personel ke provinsi Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara. Bantuan yang diangkut menggunakan dua pesawat khusus ini tiba pada Sabtu, 29 November 2025, sebagai respons terhadap dampak bencana di wilayah tersebut. Setiap provinsi menerima sekitar 2,5 ton bantuan logistik, yang mencakup 1.500 item kebutuhan vital bagi warga terdampak.
Pengiriman bantuan udara ini dimulai pada Sabtu pagi dari Markas Komando Polisi Udara, Tangerang Selatan. Pesawat pertama, jenis CN 295, terlebih dahulu mendarat di Sumatera Barat untuk menurunkan logistik, sebelum melanjutkan penerbangan ke Aceh melalui Bandara Sultan Iskandar Muda (SIM). Sementara itu, pesawat jenis Fokker mengangkut bantuan menuju Sumatera Utara. Setelah tiba, bantuan logistik ini didistribusikan lebih lanjut ke titik-titik bencana menggunakan helikopter.
Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri, Brigadir Jenderal Trunoyudo Wisnu Andiko, menjelaskan bahwa 1.500 item bantuan untuk setiap provinsi tersebut sangat beragam. Bantuan tersebut meliputi kebutuhan khusus ibu dan anak, pakaian serta tas sekolah, obat-obatan, makanan cepat saji, kasur lipat, air mineral, obat anti serangga, selimut, hingga pelampung.
Selain logistik, Polri juga mengerahkan total 9.047 personel gabungan dari Kepolisian Daerah (Polda) setempat untuk membantu penanganan bencana. Rinciannya, 4.550 personel diterjunkan di Polda Aceh, 1.754 personel di Polda Sumatera Utara, dan 2.743 personel di Polda Sumatera Barat. Dukungan tambahan juga datang dari helikopter dan kapal yang dioperasikan oleh jajaran Polda di wilayah Sumatera.

