SURABAYA – Pasar Atom Surabaya kini bertransformasi menjadi lebih dari sekadar pusat perbelanjaan dan kuliner legendaris. Destinasi populer di Surabaya Utara ini resmi menghadirkan Atom Sports Center, sebuah arena olahraga modern yang langsung menyedot antusiasme masyarakat.
Berlokasi di lantai 8, area seluas ini dirancang futuristik, menyediakan dua lapangan basket dan empat lapangan padel. Kehadiran fasilitas ini disambut baik, menunjukkan perubahan gaya hidup masyarakat urban yang kian menggemari aktivitas fisik.
Pemerintah Kota Surabaya melihat Atom Sports Center sebagai langkah positif dalam pengembangan olahraga. Staf Ahli Hukum Bidang Hukum dan Politik, Maria Theresia, mewakili Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi, menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah dan pelaku usaha.
“Ini merupakan salah satu bukti bahwa pemerintah kota Surabaya selalu bersinergi dengan seluruh elemen masyarakat, terutama pelaku usaha, dalam mengembangkan olahraga,” ungkap Maria. Ia berharap, fasilitas ini dapat melahirkan atlet berprestasi, mengingat Surabaya akan menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) pada tahun 2027.
Direktur Utama Pasar Atom, Halim Antawira Hermanto, menjelaskan bahwa inisiatif ini merupakan respons terhadap tren gaya hidup. Rencana ekspansi pun telah disiapkan, termasuk penambahan lapangan di lantai 6 yang ditargetkan rampung Februari 2026.
Tak hanya itu, sebuah kolam renang berstandar internasional juga sedang dalam tahap persiapan. Kolam renang ini nantinya akan multifungsi, tidak hanya sebagai sarana olahraga, tetapi juga cadangan hidran air serta menawarkan harga khusus bagi anak-anak di Surabaya.
Antusiasme masyarakat terhadap Atom Sports Center langsung terlihat sejak peresmiannya pada Sabtu, 29 November 2025. Target penggunaan lapangan selama 10 jam per hari bahkan terlampaui, mencapai 12 hingga 13 jam.
Lapangan beroperasi dari pukul 06.00 hingga tengah malam, dengan beberapa pemain bertahan hingga lewat waktu operasional. Penggunanya didominasi oleh kalangan muda dan profesional.
Kehadiran lapangan padel, khususnya, memberikan dampak signifikan pada jumlah kunjungan mal. Peningkatan pengunjung tercatat 15 hingga 20 persen, dengan peningkatan jumlah parkir mobil. Hal ini juga berimbas positif pada tenant kuliner.
“Terbukti dari pengunjung meningkat 15–20 persen, termasuk parkir mobil naik juga. Selain itu, mereka habis main padel, mandi, lalu main ke food court,” terang Halim Antawira Hermanto.
Faktor kenyamanan dan keamanan menjadi alasan utama bagi pengunjung seperti Evelin Dewi, warga Surabaya, untuk memilih Pasar Atom sebagai lokasi berolahraga. “Parkirnya enak dan aman, misal ada barang yang ketinggalan tidak hilang. Lalu fasilitas yang lain, misal setelah main mau cari makan ada, jadi enak saja,” ujar Evelin.

