Jakarta – Saifullah Yusuf memberikan klarifikasi terkait penonaktifan 11 juta peserta BPJS PBI pada Februari 2026 lalu. Langkah tersebut diambil karena ditemukan ketidaksesuaian data dengan DTSEN hasil verifikasi terbaru. Namun, Saifullah Yusuf memastikan proses reaktivasi terus berjalan secara dinamis mengikuti kondisi di lapangan.
Hingga 11 April 2026, tercatat sebanyak 2,15 juta orang telah melakukan reaktivasi dengan status kepesertaan yang beragam. Sebanyak 305,8 ribu orang kembali terdaftar sebagai peserta PBI JK pusat, sementara 1,4 juta orang lainnya beralih segmen menjadi penerima bantuan pemerintah daerah atau PBI APBD.
Sisanya, sebanyak 188,7 ribu orang berpindah menjadi peserta mandiri, sedangkan kelompok lainnya terdeteksi sebagai PNS, TNI, Polri, serta pensiunan dari sektor swasta maupun BUMN dan BUMD.
Langkah sinkronisasi data ini dilakukan untuk memastikan subsidi negara tepat sasaran bagi masyarakat yang benar-benar membutuhkan layanan kesehatan gratis. Saifullah Yusuf berharap kuota program PBI bisa terus bertambah di masa mendatang seiring dengan akurasi data yang semakin baik.

