JAKARTA, Gonesia.com – Kompetisi sepak bola kasta kedua tanah air, Championship 2026/2027, secara resmi akan memulai musim barunya pada 11 September 2026 mendatang.
Pertandingan pembuka musim ini akan mempertemukan PSIS Semarang melawan PSPS Pekanbaru yang akan berlangsung di Semarang, Jawa Tengah.
Pemilihan lokasi dan jadwal tersebut merupakan hasil keputusan final dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) PT Liga Indonesia Utama (LIU) yang berlangsung di Jakarta, Senin (24/8).
Advisor I.League, Budiman Dalimunte, menyatakan bahwa keputusan tersebut telah mendapatkan persetujuan mutlak dari seluruh pihak terkait.
“Di RUPS (Rapat Umum Pemegang Saham) diminta persetujuan dari pemilik saham dan disetujui bahwa tanggal 11 (September) nanti jadi opening untuk Championship League di Semarang,” kata Budiman Dalimunte sebagaimana dikutip dari JPNN.com.
Pemilihan Semarang sebagai tuan rumah pembuka bukan tanpa alasan kuat dari pihak penyelenggara.
Pihak operator liga menekankan bahwa stadion yang digunakan harus memenuhi kriteria premium sebagai fasilitas terbaik di kelasnya.
Selain kualitas infrastruktur, keputusan ini juga mempertimbangkan aspek komersial yang dinilai sangat strategis untuk mendukung keberlangsungan liga.
Dalam rapat tersebut, seluruh agenda tahunan yang mencakup operasional, bisnis, dan proyeksi keuangan telah dibahas secara mendalam bersama 20 klub peserta.
Budiman menambahkan bahwa konsensus tersebut melibatkan 14 klub pemilik saham lama serta enam tim pendatang baru yang baru saja bergabung.
“Alhamdulillah semuanya sudah disetujui oleh 14 klub sebagai pemilik saham yang lama plus enam tim yang baru,” ujarnya.
Selain rapat tahunan biasa, PT LIU juga menyelenggarakan RUPS Luar Biasa untuk menyikapi dinamika perpindahan klub akibat sistem promosi dan degradasi.
Agenda krusial dalam RUPS Luar Biasa tersebut mencakup penyesuaian komposisi kepemilikan saham serta perombakan struktur komisaris perusahaan.
Perubahan susunan komisaris kini menempatkan Sadikin Aksa sebagai Direktur Komersial I.League serta Amir Burhanuddin yang mewakili klub Deltras FC.
Sementara itu, jajaran direksi PT LIU dipastikan tidak mengalami perubahan formasi dari musim sebelumnya.
Ferry Paulus tetap dipercaya memegang kendali sebagai Direktur Utama, didampingi oleh Asep Saputra sebagai Direktur.
Stabilitas manajemen ini diharapkan mampu menjaga ritme persiapan kompetisi yang akan berlangsung dalam waktu dekat.
Seluruh agenda kegiatan, jadwal pertandingan, hingga skema bisnis telah disepakati untuk dijalankan secara profesional.
Dia menegaskan bahwa kesepakatan tersebut mencakup seluruh aspek teknis dan non-teknis yang akan menunjang kualitas liga sepanjang musim 2026/2027.
“Kemudian disetujui juga agenda-agenda kegiatan, jumlah pertandingan, kegiatan-kegiatan lain dan juga aspek bisnisnya,” lanjutnya.
Kesiapan infrastruktur dan manajemen klub saat ini menjadi fokus utama sebelum kompetisi resmi bergulir.
Para peserta liga kini memiliki waktu kurang dari dua minggu untuk melakukan persiapan akhir sebelum laga pembuka di Semarang dimulai.


