Gaza – Integrated Food Security Phase Classification (IPC) secara resmi menyatakan Gaza kini mengalami kelaparan. Kondisi ini menjadikan Gaza wilayah pertama di luar Afrika yang masuk kategori tersebut sejak IPC berdiri pada tahun 2004.
Laporan terbaru tersebut mengungkap lebih dari 500 ribu warga Gaza berada dalam kondisi krisis parah, ditandai dengan tingkat kelaparan ekstrem, kemiskinan meluas, dan angka kematian yang terus meningkat. Kementerian Kesehatan Gaza mencatat setidaknya 251 orang meninggal akibat kelaparan, termasuk 108 anak-anak. Dengan lebih dari dua juta penduduk terjebak dalam blokade dan konflik, angka tersebut berpotensi melonjak tajam dalam beberapa bulan mendatang.
Menurut IPC, suatu wilayah ditetapkan menderita kelaparan apabila memenuhi tiga indikator: lebih dari 20 persen rumah tangga menghadapi kekurangan pangan ekstrem, lebih dari 30 persen anak menderita malnutrisi akut, dan angka kematian mencapai dua orang per 10.000 penduduk per hari.
Selain Gaza, IPC juga pernah mencatat beberapa negara lain yang mengalami kelaparan. Berikut merupakan negara yang pernah tercatat alami kasus kelaparan.
Somalia (2011)
Kasus pertama kelaparan yang dicatat IPC terjadi di Somalia pada 2011. Saat itu, kombinasi antara konflik berkepanjangan, kekeringan parah, dan terhambatnya akses bantuan internasional menyebabkan jutaan orang kehilangan sumber pangan. IPC melaporkan lebih dari 250 ribu orang meninggal, setengahnya adalah anak-anak.
Sudan Selatan (2017)
Enam tahun setelah Somalia, IPC kembali menetapkan status kelaparan di Sudan Selatan. Pada 2017, perang saudara dan krisis ekonomi membuat warga di Unity State mengalami kekurangan pangan ekstrem. Ribuan keluarga terjebak tanpa akses ke lahan pertanian maupun pasar. IPC melaporkan sekitar 100 ribu orang langsung terdampak kelaparan, sementara jutaan lainnya menghadapi risiko tinggi.
Sudan Selatan (2020)
Kondisi kembali memburuk di Sudan Selatan pada 2020. Kali ini, wilayah Pibor County menjadi pusat krisis setelah banjir hebat merusak pertanian, ditambah dengan kekerasan bersenjata dan inflasi harga pangan. IPC menyatakan puluhan ribu orang di daerah itu berada dalam fase kelaparan, dengan peningkatan angka malnutrisi anak yang signifikan.
Sudan (2024)
Kasus kelaparan terbaru sebelum Gaza adalah di kamp pengungsi Zamzam, Darfur Utara, Sudan. Pada Juli 2024, IPC menetapkan status kelaparan setelah lebih dari 15 bulan konflik bersenjata yang menutup jalur bantuan kemanusiaan. Ribuan pengungsi hidup tanpa pasokan pangan cukup, sementara angka kematian melonjak. Kondisi ini diperparah dengan terbatasnya layanan kesehatan serta melonjaknya harga kebutuhan pokok.

