PORTO, Gonesia.com – Manchester City sukses menjaga momentum kebangkitan mereka di awal musim 2026/27 dengan menaklukkan FC Porto dua gol tanpa balas pada laga pembuka Liga Champions, Rabu (9/9/2026).
Kemenangan yang diraih di Stadion do Dragao tersebut menandai catatan impresif bagi pelatih Enzo Maresca yang kini telah mengemas empat kemenangan beruntun di seluruh kompetisi.
Penyerang andalan Erling Haaland menjadi aktor utama di balik dominasi The Citizens dengan memborong dua gol masing-masing pada menit ke-47 dan masa tambahan waktu babak kedua, tepatnya menit ke-90+1.
Hasil positif ini sekaligus menjadi pembuktian bagi Maresca setelah sempat menuai keraguan publik menyusul kekalahan telak 0-3 dari Arsenal pada ajang Community Shield beberapa waktu lalu.
Dalam laporan JPNN.com, sang pelatih mengungkapkan kepuasan mendalam atas performa kolektif tim asuhannya yang dinilai terus mengalami peningkatan signifikan dari satu pertandingan ke pertandingan lainnya.
“Saya sangat senang. Kami tahu laga ini tidak mudah ketika bertandang ke sini. Inilah bagian dari proses kami untuk terus berkembang, dan saya senang para pemain mampu mengatasinya dengan baik,” ujar Maresca.
Dominasi Manchester City tidak hanya terlihat di kancah Eropa, namun juga telah merambah ke kompetisi domestik Premier League musim ini.
Skuad asuhan pria asal Italia tersebut tercatat belum tersentuh kekalahan dalam tiga laga pembuka liga, termasuk kemenangan tipis 1-0 atas Coventry City pada pekan sebelumnya.
Stabilitas performa tim kini menjadi sorotan utama, terutama karena perubahan taktik yang diterapkan Maresca tampak mulai dipahami oleh para pemain kunci seperti Ruben Dias dan rekan-rekannya.
Selain faktor taktik, kedalaman skuad Manchester City juga semakin diperkuat dengan langkah agresif klub di bursa transfer musim panas ini.
Manajemen The Citizens tercatat baru saja meresmikan perekrutan pemain sayap asal Brasil, Allan Elias, guna menambah daya gedor di sektor penyerangan.
Tidak hanya itu, klub juga mendatangkan talenta muda berbakat, Ayyoub Bouaddi, yang kini menyandang status sebagai remaja termahal di kompetisi kasta tertinggi Liga Inggris.
Kehadiran wajah-wajah baru ini diharapkan mampu memberikan opsi lebih bagi sang pelatih dalam mengarungi jadwal padat di berbagai kompetisi.
Di sisi lain, Manchester City juga harus melepas beberapa pemain, termasuk Tijjani Reijnders yang memutuskan hengkang ke klub Arab Saudi, Al Qadsiah, dengan nilai transfer yang dilaporkan cukup fantastis.
Kini, fokus utama tim segera beralih pada ujian berat yang menanti di depan mata pada akhir pekan ini.
Manchester City dijadwalkan akan melakoni laga krusial bertajuk derbi Manchester melawan rival sekota, Manchester United, pada Minggu (13/9/2026).
Pertandingan tersebut akan menjadi tolok ukur sesungguhnya bagi konsistensi Maresca dalam menjaga tren positif tim di bawah tekanan atmosfer rivalitas yang tinggi.
Publik kini menantikan apakah mantan juru taktik Chelsea tersebut mampu mempertahankan rekor kemenangan beruntunnya saat menghadapi tantangan di Old Trafford nanti.


