IDCloudHost | SSD Cloud Hosting Indonesia
Ekonomi

Harga Gandum Melonjak, Kinerja Emiten Konsumer Terancam Tertekan

Tumpukan gandum di gudang penyimpanan sebagai bahan baku industri makanan
Lonjakan harga gandum global mengancam profitabilitas emiten sektor barang konsumsi di Indonesia.

JAKARTA, Gonesia.com – Lonjakan harga gandum global sebesar 52,52% dalam setahun terakhir hingga menyentuh level US$ 766 per bushel pada Jumat (28/8/2026) kini menjadi ancaman serius bagi profitabilitas emiten sektor barang konsumsi di Indonesia.

Analis Mirae Asset Sekuritas Indonesia, Putu Chantika Putri, dalam riset yang dipublikasikan Kontan, menyatakan bahwa tekanan margin terhadap produsen makanan olahan berbahan baku tepung terigu diperkirakan akan mulai membesar pada kuartal IV-2026.

Ia menambahkan bahwa dampak kenaikan biaya bahan baku tersebut diprediksi mencapai puncaknya pada kuartal I-2027.

Menurutnya, perusahaan saat ini masih terlindungi oleh cadangan persediaan bahan baku yang umumnya mencukupi untuk kebutuhan operasional selama dua hingga tiga bulan ke depan.

Putu merujuk pada data historis tahun 2022 saat lonjakan harga gandum serupa menyebabkan penurunan margin laba kotor atau gross profit margin (GPM) yang cukup signifikan bagi sejumlah emiten besar.

Laba ANTM Melonjak 34% Jadi Rp6,91 Triliun di Semester I-2026

Ia mencatat bahwa pada periode tersebut, PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP) mengalami penurunan GPM sebesar 4,8 poin persentase menjadi 29,4%.

Dalam periode yang sama, induk usahanya yakni PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) mencatatkan penurunan GPM sebesar 4,3 poin persentase menjadi 28,7%.

Sementara itu, PT Mayora Indah Tbk (MYOR) juga terdampak dengan penyusutan GPM sebesar 2,2 poin persentase menjadi 19,6%.

Meski demikian, Mirae Asset menilai dampak tekanan biaya kali ini berpotensi lebih ringan dibandingkan tahun 2022 karena harga gandum saat ini masih berada 35% di bawah level puncak kuartal II-2022.

Ia menjelaskan bahwa setiap kenaikan harga tepung sebesar 5% berpotensi memangkas GPM tahun 2026 sekitar 0,5 poin persentase untuk ICBP, 0,4 poin persentase untuk MYOR, dan 0,6 poin persentase untuk INDF.

Prospek Penguatan AUD, CAD, dan NZD di Tengah Volatilitas Pasar Valas

Dampaknya terhadap laba bersih masing-masing perusahaan diproyeksikan mencapai sekitar 2,8% untuk ICBP, 3,6% untuk MYOR, dan 1,8% untuk INDF.

Analis Kiwoom Sekuritas Indonesia, Kevin Yudha Pratama, menyoroti bahwa emiten dengan eksposur tinggi terhadap tepung terigu seperti ROTI, ICBP, STTP, INDF, dan MYOR merupakan pihak yang paling rentan.

Ia menyatakan, “Kenaikan harga gandum berpotensi menekan gross margin dan pertumbuhan laba, terutama jika berlangsung cukup lama dan bersamaan dengan pelemahan rupiah, karena Indonesia cukup bergantung pada impor gandum.”

Kevin menekankan pentingnya strategi efisiensi biaya, penyesuaian harga yang selektif, serta manajemen inventaris yang ketat untuk menjaga margin perusahaan.

Menanggapi tantangan tersebut, manajemen MYOR menyatakan komitmennya untuk terus memonitor kebijakan harga dari pemasok tepung terigu.

Suku Bunga Tinggi Tekan Kinerja Saham Emiten Properti di 2026

“Kami terus berupaya menjaga profitabilitas dengan melakukan diversifikasi pemasok, sehingga tidak bergantung pada satu pemasok saja. Dengan begitu, kami memiliki fleksibilitas yang lebih baik dalam mengelola biaya bahan baku dan mengantisipasi potensi kenaikan harga,” ujar manajemen MYOR.

Mirae Asset saat ini mempertahankan rekomendasi netral untuk sektor barang konsumsi karena terbatasnya katalis positif di kuartal III-2026 akibat lemahnya daya beli dan tekanan biaya operasional.

Komentar

Berita Populer

01

Saham Blue Chip Tertekan, Simak Peluang Rebound Semester II 2026

02

Manufaktur Indonesia Targetkan Pertumbuhan 5,51 Persen di 2026

03

Contraflow Jakarta-Cikampek KM 55-65 Berlaku: Cek Info Terbaru!

04

PLTMG Gunungsitoli Amankan Listrik Nias, Hadapi Cuaca Ekstrem Saat Nataru

05

Biochar Sisik Ikan Perkuat Komposit Serat Karbon, Kurangi Limbah, Tingkatkan Kekuatan

06

Profil Erling Haaland: Harapan Norwegia dan Kandidat Top Skor Piala Dunia 2026

07

Petugas PPSU Jakarta Utara Menjaga Integritas Kerja di Tengah Godaan Manipulasi

08

Bencana Sumatra Rusak Parah 54 Sekolah; Siswa Belajar di Tenda

Berita Terbaru