Jakarta – Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul memastikan persiapan menuju Muktamar Nahdlatul Ulama terus berjalan dan ditargetkan digelar pada Agustus mendatang. Sebelum forum puncak itu berlangsung, NU juga akan lebih dulu mengadakan Munas Alim Ulama dan Konferensi Besar pada Juni ini.
Pernyataan itu disampaikan Gus Ipul di Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi, Jumat, 8 Mei 2026. Ia menegaskan seluruh rangkaian agenda yang disiapkan saat ini merupakan bagian dari tahapan menuju muktamar.
“Insyaallah (Muktamar) dilaksanakan pada bulan Agustus dan bulan Juni ini nanti kita akan melakukan Munas Alim Ulama dan Konferensi Besar,” ujar Gus Ipul.
Ia menambahkan, berbagai persiapan yang dilakukan sekarang bukan kegiatan terpisah, melainkan satu kesatuan menuju forum besar organisasi tersebut. “Persiapan kita semua menuju ke sana. Semuanya persiapan menuju kesana,” katanya.
Gus Ipul juga berharap pengurus NU di tingkat wilayah maupun cabang aktif mengajukan usulan dan gagasan strategis untuk dibahas dalam forum organisasi. Menurut dia, masukan dari daerah penting untuk kemajuan jamiah ke depan.
“Wilayah cabang benar-benar memiliki usulan-usulan yang bisa dibahas lebih lanjut sebagai bagian dari kemajuan jamiah di masa yang akan datang,” tuturnya.
Terkait kandidat ketua umum PBNU, Gus Ipul menyebut belum ada nama yang secara khusus muncul ke permukaan. Meski begitu, ia menegaskan semua pihak tetap memiliki peluang yang sama untuk maju.
“Calon-calon belum ada secara khusus. Tetapi ya semua diberi kesempatan. Semua diberi kesempatan untuk bisa mencalonkan diri,” ujarnya.
Ia menilai NU sebagai organisasi besar tak akan kesulitan menemukan kader yang layak memimpin. Menurut dia, banyak figur yang dinilai sudah siap dan memiliki kriteria yang memadai.
“NU ini besar, tidak akan kekurangan kader untuk menjadi ketua umum. Banyak sekali yang sudah saya kira siap untuk menjadi ketua umum, memiliki kriteria yang cukup,” tegasnya.

