Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak liar pada awal perdagangan hari ini setelah sempat dibuka menguat, namun kemudian langsung tergelincir ke zona merah. Tekanan pasar juga ikut menyeret rupiah yang kembali melemah terhadap dolar Amerika Serikat menjelang akhir pekan.
Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia, IHSG dibuka naik 0,12 persen ke posisi 7.182,96. Penguatan itu tidak berlangsung lama karena pergerakan pasar berubah cepat dalam hitungan menit.
Pada saat yang sama, aktivitas transaksi di bursa terpantau cukup ramai. Volume perdagangan mencapai 3,15 miliar saham dengan nilai Rp1,1 triliun, sementara frekuensi transaksi tercatat 172.581 kali.
Dari total saham yang diperdagangkan, 202 saham menguat. Namun, 277 saham justru melemah dan 202 saham lainnya bergerak stagnan.
Setelah sempat bertahan di area hijau, IHSG berbalik arah dan terkoreksi. Pada perdagangan pagi ini, indeks tercatat turun 0,13 persen ke level 7.164,67.
Di sisi lain, rupiah juga berada di bawah tekanan. Mengacu data Bloomberg, mata uang Garuda melemah 0,16 persen dan diperdagangkan di level Rp17.361 per dolar AS.

