Jakarta – Pasar Tanah Abang akan ditutup mulai 20 Maret 2026 dan dibuka kembali seminggu setelah Lebaran. Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, sebelumnya menyoroti masalah juru parkir liar di kawasan tersebut, menyusul viralnya tarif parkir hingga Rp100 ribu yang memicu kemarahan publik.
Rano menyampaikan pernyataan itu pada 17 Februari 2026, saat sorotan publik sedang tajam akibat video pungutan parkir tak wajar yang beredar luas di media sosial. Video itu memperlihatkan wajah lain Tanah Abang yang selama ini dikeluhkan, yaitu parkir liar, premanisme, dan kemacetan.
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, kata Rano, bergerak cepat. Satpol PP, kepolisian, dan instansi terkait diminta turun tangan agar kawasan pusat perdagangan itu kembali tertib. "Itu sudah paham-lah kita. Bukan berarti kita toleransi, tapi semuanya juga ditertibkan," ujar Rano usai acara di Bundaran HI.
Aparat kemudian mengamankan delapan orang yang diduga terlibat dalam praktik parkir liar dengan tarif Rp60 ribu hingga Rp100 ribu. Mereka dibawa untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Aparat masih mendalami apakah para pelaku akan diproses secara hukum atau cukup diberikan pembinaan. Keberadaan jukir liar ini bukan hanya soal pungutan, tetapi juga menjadi biang kemacetan di Tanah Abang.

