Jakarta – Pramono Anung menjelaskan tumpukan sampah yang sempat menggunung di sejumlah titik Jakarta setelah Lebaran 2026. Pramono Anung memastikan, kini tumpukan sampah itu mulai terurai dan sebagian besar telah dibersihkan oleh petugas.
Penumpukan sampah sebelumnya terjadi di sejumlah lokasi, di antaranya Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur, serta berbagai tempat penampungan sementara pada area wilayah ibu kota, seperti di kawasan Rawadas, Pondok Kopi, Duren Sawit, Jakarta Timur ini.
“Dan beberapa tumpukan bukan hanya di Kramat Jati, di beberapa tempat juga terjadi, tetapi sekarang ini hampir semua tumpukan itu sudah bersih kembali karena memang Bantar Gebang sudah bisa digunakan kembali,” kata Pramono di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (30/3/2026).
Pramono menjelaskan penumpukan sampah di sejumlah titik di Jakarta terjadi usai operasional Tempat Pengolahan Sampah Terpadu Bantargebang kembali normal usai terdampak longsor, tepatnya di Zona IV (Zona 4A) pada hari Minggu, 8 Maret 2026.
“(Tumpukan sampah) sebagai akibat longsor pada waktu itu di zona 4A kemudian memang harus ada waktu 10 hari untuk apa kita tata kembali,” katanya.

