Semarang – Kabar akuisisi saham mayoritas PSIS Semarang semakin menguat, dengan pemilik klub Liga 1 Malut United disebut-sebut sebagai calon investor baru. Isu ini mencuat setelah adanya pertemuan antara perwakilan Malut United dengan sejumlah suporter PSIS di Semarang, Kamis malam.
Direktur Utama PT Mahesa Jenar Semarang, Agung Buwono, membenarkan adanya komunikasi intens dengan calon investor. Ia menyebut langkah ini merupakan bagian dari upaya Yoyok Sukawi selaku pemilik saham mayoritas, untuk mencari sosok yang mampu membawa PSIS kembali berjaya.
“Benar, kami sudah berkomunikasi dengan calon investor baru sejak satu bulan lalu. Komunikasinya intens dan sudah beberapa kali bertemu. Mohon doanya semoga semuanya lancar,” ujar Agung, Jumat (7/11/2025) pagi.
Agung menegaskan, Yoyok Sukawi terbuka untuk melepas sahamnya, namun hanya kepada sosok yang tepat dan berkomitmen kuat terhadap masa depan PSIS. Prioritas utama adalah menyelamatkan serta mengembalikan kejayaan tim berjuluk Mahesa Jenar.
Ketua Umum Panser Biru, Kepareng Wareng, turut mengonfirmasi kabar pergantian investor ini. Ia bahkan menyebut nama David Glen dari Malut United sebagai pihak yang terlibat.
Wareng juga tidak membantah adanya pertemuan perwakilan Malut United dengan suporter PSIS Semarang, termasuk Panser Biru, yang berlangsung pada Kamis malam.
Isu pergantian kepemilikan saham ini pertama kali beredar luas di media sosial pada Kamis (6/11/2025) malam. Informasi tersebut muncul setelah tersebar kabar pertemuan Asisten Manajer Malut United, Asghar Saleh, dengan sejumlah suporter PSIS di Semarang.
Meski demikian, Agung masih enggan menyebutkan identitas lengkap calon investor tersebut. Ia hanya memastikan bahwa proses negosiasi masih berjalan dan pengumuman resmi akan dilakukan setelah seluruh tahapan selesai.

