Vietnam – Kyle Hudlin, penyerang asal Inggris dengan tinggi 2,06 meter, kini resmi menyandang status sebagai pesepak bola profesional tertinggi di dunia. Ia saat ini membela Thep Xanh Nam Dinh, klub juara kasta tertinggi Liga Vietnam yang akan berlaga di Liga Champions Asia musim ini.
Kehadiran Hudlin di Asia menjadi sorotan, terutama setelah menggeser nama-nama populer seperti Peter Crouch (2,01 meter) dan Jan Koller (2,02 meter) sebagai pemain tertinggi. Posturnya yang menjulang diharapkan membawa dimensi baru bagi lini serang timnya.
Siapa Kyle Hudlin?
Lahir pada 15 Juni 2000 di Inggris, karier profesional Hudlin dimulai pada musim 2020/2021 bersama Solihull Moors di kompetisi National League (kasta kelima Liga Inggris). Selama dua musim di sana, ia mencatatkan 58 penampilan dan menyumbangkan 13 gol. Penampilannya menarik perhatian berkat keunggulannya dalam duel udara.
Performa tersebut membawanya naik kelas ke Championship bersama Huddersfield Town pada musim 2022/2023. Namun, kesempatan bermainnya sangat terbatas. Dalam tiga tahun kontrak, Hudlin hanya tampil sebanyak sembilan kali, sehingga ia lebih sering dipinjamkan ke klub lain.
Lebih Banyak Dipinjamkan
Sempat diproyeksikan sebagai investasi jangka panjang, Hudlin lebih banyak menghabiskan waktu menjalani masa peminjaman di klub-klub League One dan League Two. Pada musim 2022/2023, ia dipinjamkan ke AFC Wimbledon (League Two), tampil 13 kali tanpa gol. Musim berikutnya (2023/2024), Hudlin bermain untuk Burton Albion (League One) dalam lima pertandingan. Peningkatan performa terlihat pada musim 2024/2025 bersama Newport County (League Two) dengan 27 penampilan dan enam gol.
Meski catatan golnya tidak selalu mencolok, kehadiran Hudlin di lini depan sering kali merepotkan pertahanan lawan. Dengan tinggi menjulang, ia berperan sebagai pemantul bola, mirip dengan peran Olivier Giroud di timnas Prancis pada Piala Dunia 2018.
Bergabung dengan Nam Dinh, Juara Liga Vietnam
Musim ini, Hudlin membuat keputusan besar dengan merantau ke Asia. Ia resmi bergabung dengan Thep Xanh Nam Dinh, klub juara Liga Vietnam musim lalu. Di klub barunya, ia akan mengenakan nomor punggung 37 dan bersaing dengan sejumlah pemain asing lainnya seperti mantan striker Persebaya Surabaya Mahmoud Eid, penyerang timnas Afrika Selatan Percy Tau, serta striker Brasil Brenner.
Kehadiran Hudlin diharapkan memberikan warna baru bagi Nam Dinh. Postur tingginya bisa menjadi senjata utama dalam situasi bola mati, baik tendangan sudut maupun tendangan bebas.
Mengapa Hudlin Bisa Jadi Ancaman?
Hudlin mungkin bukan striker dengan kecepatan atau insting gol yang tajam, tetapi ia memiliki keunggulan besar yang membuatnya menjadi ancaman serius:
- Duel Udara: Dengan tinggi 2,06 meter, ia hampir selalu unggul dalam perebutan bola di udara.
- Menarik Bek Lawan: Kehadirannya memaksa bek tengah lawan untuk fokus menjaganya, sehingga membuka ruang bagi rekan setim lainnya.
- Pemantul Serangan: Ia sering digunakan sebagai target man, menahan bola sebelum diteruskan ke penyerang lain untuk menciptakan peluang.
Dengan kelebihan tersebut, Hudlin bisa menjadi opsi penting bagi Nam Dinh, baik di kompetisi domestik maupun level Asia. Kedatangan Hudlin ke Vietnam cukup menyita perhatian publik sepak bola setempat, banyak yang penasaran bagaimana pemain bertinggi 2,06 meter ini akan beradaptasi dengan gaya main cepat dan agresif khas Liga Vietnam.
Kontribusi Hudlin mungkin tidak selalu terlihat di papan skor, melainkan pada dampak yang ia berikan dalam permainan, mirip peran Olivier Giroud. Tahun pertamanya di Liga Vietnam akan menjadi ajang pembuktian apakah striker jangkung asal Inggris ini bisa berkembang lebih jauh atau justru kembali terjebak sebagai pemain pelengkap.

