JAKARTA, Gonesia.com – Atletico Madrid harus puas berbagi angka setelah ditahan imbang 2-2 oleh Villarreal dalam laga pekan kedua Liga Spanyol musim 2026/2027 yang berlangsung sengit di Stadion Metropolitano, Madrid, pada Jumat, 28 Agustus 2026.
Hasil imbang ini memaksa pasukan Diego Simeone tertahan di peringkat ketiga klasemen sementara dengan koleksi empat poin dari dua pertandingan yang telah dijalani.
Di sisi lain, Villarreal yang dijuluki The Yellow Submarine kini menempati urutan ketujuh dengan mengantongi dua poin dari dua laga pembuka.
Pertandingan ini berjalan dengan intensitas tinggi sejak peluit babak pertama dibunyikan oleh wasit.
Kedua tim saling melancarkan serangan terbuka untuk membongkar pertahanan lawan masing-masing.
Kiper Atletico Madrid, Jan Oblak, dipaksa bekerja keras melakukan sejumlah penyelamatan krusial untuk mengamankan gawangnya dari gempuran pemain Villarreal.
Namun, hingga turun minum, papan skor di stadion tetap menunjukkan angka kacamata 0-0.
Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-59 melalui aksi individu pemain Atletico, Marc Pubill.
Ia melepaskan tembakan kaki kiri terukur dari luar kotak penalti yang gagal diantisipasi oleh kiper Villarreal, Luiz Junior.
Gol tersebut sempat membawa Los Colchoneros unggul 1-0 atas tim tamu.
Keunggulan tersebut tidak bertahan lama karena Villarreal merespons dengan tekanan masif ke lini pertahanan tuan rumah.
Villarreal mendapatkan hadiah penalti setelah Morten Hjulmand melakukan pelanggaran fatal terhadap Tajon Buchanan di area terlarang.
Gerard Moreno, yang ditunjuk sebagai eksekutor, menjalankan tugasnya dengan sempurna untuk mengubah kedudukan menjadi 1-1 pada menit ke-66.
Situasi bagi tuan rumah berubah drastis setelah pelatih Diego Simeone memasukkan Julian Alvarez untuk menambah daya gedor.
Petaka justru datang bagi Atletico setelah bek mereka, Robin Le Normand, diganjar kartu merah langsung oleh wasit Alejandro Hernandez.
Keputusan tersebut diambil wasit setelah meninjau insiden pendorongan terhadap Mikautadze melalui tayangan ulang VAR.
Villarreal kembali mendapatkan keuntungan penalti akibat pelanggaran yang berujung kartu merah tersebut.
Mikautadze, yang maju sebagai algojo, sukses menjalankan tugasnya dan membawa Villarreal berbalik unggul 2-1.
Meskipun harus bermain dengan sepuluh pemain, Atletico Madrid menunjukkan determinasi tinggi untuk menghindari kekalahan di kandang sendiri.
Upaya pantang menyerah tersebut membuahkan hasil manis pada menit ke-85 melalui sontekan Giuliano Simeone.
Ia berhasil menyambut umpan matang dari Alex Baena dan mengonversinya menjadi gol penyeimbang 2-2.
Tidak ada gol tambahan yang tercipta hingga wasit meniup peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan.
Hasil ini menjadi catatan evaluasi bagi lini pertahanan Atletico yang tampak rentan menghadapi serangan balik cepat Villarreal.
Laga ini juga menegaskan ketatnya persaingan di papan atas Liga Spanyol pada awal musim ini.


