Padang – Dua gempa bumi mengguncang pesisir Sumatera Barat dalam dua hari berturut-turut dan membuat warga Pariaman serta Padang waspada. Guncangan yang dirasakan selama sekitar 5 hingga 15 detik itu sempat memicu kepanikan di sejumlah titik permukiman.
Berdasarkan catatan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa pertama terjadi pada Sabtu, 20 Juni 2026, pukul 10.25.59 WIB. Gempa tersebut memiliki magnitudo 4,2 dengan pusat gempa berada di koordinat 1,26 Lintang Selatan dan 99,82 Bujur Timur, atau sekitar 79 kilometer barat daya Pariaman, pada kedalaman 12 kilometer.
Sehari berselang, wilayah yang sama kembali diguncang. Pada Minggu, 21 Juni 2026, pukul 09.33.28 WIB, BMKG mencatat gempa bermagnitudo 4,7 dengan lokasi episenter di 1,28 Lintang Selatan dan 99,82 Bujur Timur. Titik gempa berada sekitar 81 kilometer barat daya Pariaman dengan kedalaman 28 kilometer.
Sejumlah warga dari Pariaman hingga Padang melaporkan merasakan getaran yang cukup kuat. Meski begitu, hingga kini belum ada laporan resmi mengenai kerusakan bangunan maupun korban jiwa akibat rangkaian gempa tersebut.
BMKG terus memantau perkembangan aktivitas kegempaan di pesisir Sumatera Barat. Lembaga itu juga mengingatkan masyarakat agar tetap tenang dan tidak mudah percaya pada informasi yang belum terverifikasi.
Warga diminta mengikuti pembaruan hanya melalui kanal resmi BMKG untuk mengetahui perkembangan situasi terkini.

