IDCloudHost | SSD Cloud Hosting Indonesia
Sport

Klopp Siapkan Urbig dan Pavlovic Starter Lawan Yunani

Jerman vs Yunani di UEFA Nations League: Klopp siapkan Urbig dan Pavlovic jadi starter

Thessaloniki – Jürgen Klopp mulai memberi gambaran soal komposisi Jerman saat menghadapi Yunani di UEFA Nations League. Dua nama yang dipastikan turun sejak awal adalah Jonas Urbig dan Aleksandar Pavlovic, sejalan dengan keinginan pelatih asal Jerman itu untuk menguji lebih banyak opsi di dalam skuadnya.

Laga ini juga menjadi ajang bagi sejumlah pemain untuk menunjukkan kapasitas mereka. Klopp menilai pertandingan di Thessaloniki penting bukan hanya untuk hasil, tetapi juga untuk membaca kedalaman tim dan mencari kombinasi terbaik di tiap lini.

Di bawah mistar, Urbig kembali mendapat kepercayaan. Sebelumnya, sempat muncul spekulasi bahwa Finn Dahmen akan mengisi posisi penjaga gawang. Namun, Klopp mengindikasikan pilihan utamanya tetap jatuh kepada kiper muda tersebut.

“Im Moment sieht es so aus, als ob wir nicht tauschen und Jonas Urbig spielt,” ujar Klopp, dikutip dari DFB, Sabtu (3/10).

Klopp menegaskan keputusan itu bukan karena Urbig berstatus kiper nomor satu. Justru sebaliknya, ia ingin memberikan menit bermain kepada Urbig karena pemain Bayern Munich itu tidak tampil reguler di level klub, berbeda dengan para penjaga gawang lain yang dibawa ke tim nasional.

Danish Dynamite Siap Kejutkan Wales di Liga Nations UEFA

“Semua penjaga gawang yang kami bawa bermain secara reguler di klub. Jonas tidak melakukan itu di Bayern, karena itu kami merencanakan pertandingan kedua untuknya,” kata Klopp.

Ia juga menyebut seluruh kiper tampil meyakinkan sepanjang latihan. Menurut Klopp, sektor penjaga gawang sejauh ini berjalan tanpa persoalan.

“Semua kiper memberikan kesan terbaik. Di area itu tentu tidak akan ada masalah. Semuanya tampil luar biasa dalam latihan,” ujarnya.

Sementara itu, Pavlovic juga berada dalam daftar pemain yang disiapkan untuk tampil sejak menit pertama. Gelandang Bayern Munich tersebut kembali berpeluang mengisi lini tengah setelah sebelumnya turun saat Jerman menaklukkan Serbia 2-0.

Dalam konferensi pers, Klopp sempat melontarkan candaan kepada Pavlovic. “Saya tadi bilang kepada Pavlo bahwa sekarang dia tidak bisa lagi berbicara agar tidak masuk tim,” ucap Klopp sambil tertawa.

Marc Marquez Menang di Motegi, Pangkas Jarak Jorge Martin

Pavlovic sendiri menikmati kesempatan bermain bersama Tom Bischof dan Florian Wirtz ketika menghadapi Serbia. Ia menilai ketiganya saling melengkapi, baik saat menguasai bola maupun ketika bertahan.

“Menarik bermain bersama mereka. Kami bertiga punya kualitas dengan bola dan juga saling melengkapi ketika tanpa bola,” kata Pavlovic.

Nama Joshua Kimmich turut kembali menjadi sorotan dalam diskusi soal lini tengah Jerman. Klopp menegaskan tidak ada pemain yang otomatis selalu masuk starting eleven. Baginya, tim perlu memiliki banyak alternatif dengan karakter yang beragam.

“Lini tengah bermain sangat bagus melawan Serbia. Tapi mengapa satu pemain harus selalu bermain di masa depan?” ujar Klopp.

Pelatih berusia 59 tahun itu menyebut kondisi fisik dan kebutuhan taktik akan ikut menentukan pilihan susunan pemain. Ia menilai pemain yang dipilih harus benar-benar siap, bukan semata berdasarkan nama besar.

Vinicius Kejar Kepercayaan Diri Usai Brasil Tersingkir Piala Dunia

“Kamu juga harus berada dalam kondisi prima untuk bermain. Kamu tidak akan bermain untuk klubmu jika tidak berada dalam kondisi prima. Kamu membutuhkan berbagai tipe pemain,” katanya.

Klopp menambahkan, keberagaman karakter justru menjadi kekuatan Jerman. Ia menilai tim membutuhkan sosok berbeda untuk menghadapi kebutuhan pertandingan yang tak selalu sama.

“Kamu membutuhkan pemimpin, pemain yang mampu menjelajah lapangan, kamu membutuhkan semua jenis pemain. Untungnya kami memiliki lebih dari tiga gelandang bagus,” pungkasnya.

Jerman dijadwalkan menghadapi Yunani di Thessaloniki pada Minggu (4/10) pukul 20.45 WIB, dalam laga keempat UEFA Nations League 2026/2027. Duel ini juga menjadi kesempatan bagi Jerman untuk menjaga momentum setelah menang 2-0 atas Serbia, sekaligus membalas kekalahan 0-1 dari Yunani pada pertemuan sebelumnya.

Komentar