IDCloudHost | SSD Cloud Hosting Indonesia
Ekonomi

Penertiban Truk ODOL Dongkrak Pendapatan Penyeberangan 9%

Truk ODOL ditertibkan, pendapatan pengusaha penyeberangan naik 9%

Bandung – Penertiban truk over dimension over loading (ODOL) di pelabuhan mulai berdampak pada kinerja usaha penyeberangan. Gabungan Pengusaha Nasional Angkutan Sungai, Danau, dan Penyeberangan (Gapasdap) mencatat pendapatan pengusaha angkutan naik sekitar 9% setelah praktik truk obesitas itu ditekan.

Ketua Umum Gapasdap Khoiri Soetomo mengatakan kenaikan tersebut terutama dirasakan pelaku usaha yang beroperasi di Pelabuhan Tanjung Perak, Jawa Timur. Menurut dia, penindakan truk ODOL justru membuat kapasitas angkut kapal lebih efisien karena muatan tidak lagi menumpuk pada satu kendaraan.

“Sebab, yang biasanya beban dua truk ada di satu truk ODOL, sekarang beban dua truk ada di dua truk,” ujar Khoiri dalam Lokakarya Forum Wartawan Perhubungan di Bandung, Jumat (2/10).

Ia menegaskan, pengusaha penyeberangan tidak otomatis memperoleh pendapatan lebih besar hanya karena mengangkut truk ODOL. Pandangan yang menyebut kapal akan meraup keuntungan tinggi dari muatan semacam itu, kata dia, tidak tepat.

Dari pengalaman penertiban tersebut, Gapasdap juga mulai mengkaji insentif bagi truk yang patuh aturan. Skema yang dibahas antara lain potongan tarif hingga bantuan pembayaran iuran BPJS Kesehatan.

OJK Ungkap Scam Digital Rugikan Warga Rp12 Triliun

“Pemberian insentif ini sedang dikaji dan saya sangat senang dengan jalan keluar itu,” kata Khoiri.

Selain soal pendapatan, ia menilai penertiban ODOL berpengaruh langsung terhadap keselamatan pelayaran. Karena itu, pelabuhan disebutnya punya peran penting sebagai pintu gerbang keselamatan dalam aktivitas angkutan laut.

Di sisi lain, Kementerian Perhubungan berencana menerapkan kebijakan Zero ODOL pada tahun depan. Program ini bukan kali pertama diumumkan, sebab sejak dicanangkan pada 2009 implementasinya terus mundur, dari rencana semula ke 2017, 2019, hingga 2023.

Khoiri meminta pemerintah tidak mengulangi kegagalan penertiban ODOL di jalan raya saat truk masuk ke kapal. Ia mendorong agar seluruh kendaraan yang akan menyeberang benar-benar lolos pemeriksaan, baik dari sisi berat maupun isi muatannya.

“Jangan pindahkan risiko jalan raya ke atas kapal. Seluruh truk harus dipastikan bersih sebelum menyentuh penghubung kapal dan dermaga,” ujarnya.

Enlit Asia dan MKI Electricity Connect 2026 Perkuat Kolaborasi Energi ASEAN

Komentar