Jakarta – Pelatih Timnas Indonesia John Herdman menegaskan skuad Garuda datang dengan semangat tinggi untuk menyapu laga-laga tersisa demi satu tujuan besar: membawa pulang trofi untuk Indonesia. Menjelang duel kontra Bangladesh, ia menyebut para pemain berada dalam kondisi fokus penuh dan siap tampil habis-habisan di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Kamis (1/10) malam.
Dalam sesi latihan di Stadion PTIK, Jakarta, Rabu, Herdman memuji respons pemain yang kembali bekerja dengan antusias setelah bermain imbang 0-0 melawan Malaysia pada laga kedua. “Mereka sangat fokus untuk datang ke sini dan melakukan apa yang sudah mereka katakan sebelumnya, yaitu mengangkat trofi untuk negara ini,” ujarnya.
Menurut pelatih asal Inggris itu, Timnas Indonesia memasuki laga ketiga dengan beban sekaligus ambisi besar yang sama kuatnya. Ia menilai seluruh pemain datang membawa sesuatu untuk diperjuangkan, terutama setelah melewati jadwal padat dalam beberapa hari terakhir.
Herdman juga menjelaskan kondisi kebugaran Ole Romeny dan kolega usai menjalani dua pertandingan beruntun. Ia memastikan tidak ada masalah berarti di dalam tim dan tidak ada pemain yang harus menepi karena cedera.
“Mereka terlihat sangat fokus malam ini. Kami tidak punya masalah cedera atau keluhan yang membuat pemain tidak bisa berlatih. Jadi malam ini sangat solid,” kata Herdman.
Ia menambahkan, para pemain memang baru saja menempuh perjalanan panjang dan tampil dalam periode yang rapat. Sejumlah nama bahkan bukan pilihan utama reguler di klub masing-masing, sehingga mereka harus pandai mengatur menit bermain ketika bergabung bersama Timnas Indonesia.
Di sisi lain, Herdman juga menyebut tidak ada satu pun pemain yang meminta diistirahatkan. Tidak ada pula keluhan soal rasa sakit atau kendala fisik yang mengganggu persiapan tim.
Timnas Indonesia dijadwalkan menghadapi Bangladesh di SUGBK pada Kamis (1/10) pukul 19.30 WIB. Laga ini menjadi sangat penting karena berstatus penentu langkah menuju final FIFA ASEAN Cup.
Saat ini, Indonesia menempati posisi kedua klasemen sementara dengan empat poin, sama seperti Malaysia yang berada di puncak karena unggul selisih satu gol. Malaysia sendiri masih harus menjalani laga ketiga melawan Singapura di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung.
Dengan situasi itu, pertandingan melawan Bangladesh menjadi momen krusial bagi skuad Garuda untuk menjaga peluang lolos ke partai puncak.


