Berita

Generasi Muda Didorong Jaga Hutan Lewat Gema Langkah Alam

Jakarta – Peringatan Hari Kebangkitan Nasional ke-118 dimanfaatkan Kementerian Kehutanan untuk menegaskan kembali pentingnya peran generasi muda dalam menjaga hutan dan menghadapi krisis iklim. Bersama Pemerintah Norwegia dan Badan Pengelola Dana Lingkungan Hidup (BPDLH), kementerian menggelar acara bertajuk “Gema Langkah Alam” di Auditorium Dr. Soedjarwo, Gedung Manggala Wanabakti, Jakarta.

Dalam sambutan yang dibacakan Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Kehutanan, drh. Indra Exploitasia, Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni menekankan bahwa kebangkitan nasional kini harus dimaknai sebagai kebangkitan generasi muda untuk menjawab tantangan lingkungan hidup.

Indra menyampaikan, persoalan yang dihadapi generasi muda saat ini sudah berbeda dengan perjuangan masa lalu. Jika dahulu bangsa berjuang merebut kemerdekaan, maka sekarang yang harus dijaga adalah masa depan bumi.

“Hari ini tantangan generasi muda bukan lagi merebut kemerdekaan, tetapi menjaga masa depan bumi dan lingkungan hidup. Pengendalian perubahan iklim, pengendalian kebakaran hutan, hingga perlindungan keanekaragaman hayati membutuhkan keterlibatan aktif generasi muda sebagai agen perubahan,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa di bawah arahan Presiden Prabowo Subianto, sektor kehutanan ditempatkan sebagai salah satu pilar utama aksi iklim nasional. Kerangka itu dijalankan melalui FOLU Net Sink 2030, yang menitikberatkan pada pengelolaan hutan lestari, rehabilitasi ekosistem, konservasi, serta pemberdayaan masyarakat dan kaum muda.

Gaji Ke-13 ASN, TNI, Polri Siap Cair Juni 2026

Selama tiga tahun terakhir, program tersebut telah digerakkan secara luas di 36 provinsi. Beragam kegiatan dilakukan, mulai dari rehabilitasi hutan dan mangrove, pemulihan gambut, perlindungan kawasan hutan, hingga penguatan ekonomi masyarakat berbasis lingkungan.

Pada kesempatan itu, Indra juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Norwegia atas dukungannya terhadap implementasi Indonesia’s FOLU Net Sink 2030. Menurut dia, dukungan tersebut mencerminkan kepercayaan internasional terhadap komitmen Indonesia menjaga hutan tropis dan menekan emisi karbon.

“Selama pelaksanaan program FOLU Norway Contribution di berbagai daerah, telah lahir banyak aksi nyata, mulai dari perlindungan hutan, rehabilitasi gambut, peningkatan kapasitas masyarakat, hingga penciptaan green jobs. Kemudian, Program Small Grant juga berhasil mendorong berbagai gerakan masyarakat, seperti penanaman pohon dan mangrove,” kata Indra.

Dari pihak Norwegia, Duta Besar H.E. Rut Krüger Giverin menyampaikan penghargaan atas capaian Indonesia dalam menurunkan emisi karbon. Pemerintah Kerajaan Norwegia, kata dia, memberikan pembayaran berbasis hasil sebagai apresiasi atas total reduksi emisi sebesar 43,2 juta ton CO2E pada periode 2016-2020, dengan nilai kontribusi mencapai 216 juta dolar AS.

“Norwegia sangat bangga bermitra erat dengan Indonesia. Prestasi Indonesia menekan angka deforestasi telah diakui dan menjadi contoh nyata bagi dunia. Sebagai bentuk komitmen atas keberhasilan ini, Norwegia telah berkontribusi sebesar 216 juta USD, dan bersama-sama kami berkomitmen penuh untuk melanjutkan kemitraan ini demi mencapai target Indonesia’s FOLU Net Sink 2030,” ucap Rut Krüger Giverin.

Menaker Lantik 976 ASN, Tekankan Integritas dan Growth Mindset

Rangkaian acara juga diisi dengan peluncuran film pendek “Merawat Esok” oleh Kementerian Kehutanan dan BPDLH. Film ini mengangkat perjuangan para pelaksana program FOLU serta penerima manfaat layanan dana masyarakat dalam menjaga hutan, gambut, dan mangrove Indonesia.

Melalui karya tersebut, penyelenggara ingin menegaskan bahwa pengelolaan lingkungan tidak bisa berdiri sendiri. Keberhasilannya, demikian pesan film itu, lahir dari gotong royong dan keterlibatan masyarakat hingga level akar rumput.

Komentar

Berita Populer

01

Bapenda Sumbar Latih Pemeriksa Pajak untuk Tingkatkan PAD

02

Purbaya Jelaskan Sumber Gaji Manajer Kopdes Merah Putih

03

Rahmat Saleh Tekankan Guru Bentuk Karakter di Era AI

04

Basarnas Pastikan Masih Bisa Komunikasi dengan Korban Terhimpit Kecelakaan Kereta di Stasiun Bekasi Timur

05

TB Hasanuddin Desak Kajian Matang Hibah Kapal Induk Italia

06

BSI Maslahat Resmikan Wakaf Sumur Bor, Atasi Krisis Air Desa Maman

07

AHY Gagas Giant Sea Wall Pantura Libatkan Investor dan 23 Kementerian

08

Pasaman Pacu 400 Atlet Lewati Tes Fisik Porprov 2026

Berita Terbaru










× www.domainesia.com
× www.domainesia.com