Solok – Ketua Badan Pengurus Yayasan Universitas Mahaputra Muhammad Yamin (UMMY) Solok, H Suryadi Asmi, menegaskan lulusan perguruan tinggi harus siap menghadapi perubahan cepat di era digital tanpa kehilangan kemampuan beradaptasi. Pesan itu ia sampaikan dalam Wisuda ke-65 Sarjana dan Diploma III yang dirangkaikan dengan Dies Natalis ke-42 UMMY Solok, Selasa (12/5/2026).
Menurut Suryadi, semangat menimba ilmu tidak cukup bila tidak diiringi kesiapan mengikuti perkembangan teknologi. Ia meminta para lulusan terus memperbarui pengetahuan, termasuk penggunaan teknologi digital dan artificial intelligence (AI) sesuai kebutuhan profesi masing-masing.
Dalam keterangannya kepada wartawan, Kamis (14/5), mantan Direktur Utama Bank Nagari itu menyebut yayasan terus melengkapi sarana dan prasarana kampus. Langkah tersebut, katanya, dilakukan untuk mendukung kualitas interaksi dan proses pembelajaran antara dosen dan mahasiswa.
Suryadi menilai sebagian fasilitas pembelajaran, sarana umum, dan penunjang di UMMY sudah mulai memenuhi standar yang diharapkan. Meski begitu, pembangunan ruang pendidikan, ruang dosen dan pimpinan, aula, fasilitas olahraga, serta infrastruktur teknologi tetap menjadi fokus pengembangan.
Ia juga menyatakan kualitas dosen UMMY Solok di bidang pedagogik, kepribadian, sosial, dan profesional tidak perlu diragukan. Rektor, kata dia, terus mendorong lahirnya tenaga pendidik yang berintegritas dan berkualitas tinggi melalui program di masing-masing program studi.
“Pada saat ini, seperti yang dilaporkan Rektor UMMY, sudah ada 24 doktor yang menjadi pengajar di berbagai prodi dan dalam proses perkuliahan S3 ada sebanyak 14 calon doktor dari berbagai prodi yang ada di UMMY Solok,” ujarnya.
Di hadapan para wisudawan yang dilantik Rektor Dr Rica Mega Sari, S.Pt., MP, Suryadi meminta agar lulusan tidak berhenti meningkatkan kemampuan ketika memasuki dunia kerja. Ia menekankan pentingnya penguasaan teknologi digital, AI, dan pembaruan pengetahuan untuk menunjang karier di berbagai sektor.
“Lulusan UMMY harus mampu beradaptasi dengan lingkungan terkait persaingan yang semakin ketat di tingkat lokal, nasional, regional maupun global. Di samping itu, tidak kalah pentingnya membangun dan membina jaringan serta berkolaborasi untuk karier dan pengembangan usaha yang lebih produktif dan efisien,” tegasnya.
Suryadi juga berpesan agar para alumni tetap menjaga hubungan baik dengan almamater. Menurut dia, nama besar UMMY tidak lepas dari peran alumni dalam pembangunan di tingkat daerah, nasional, hingga global.
Wisuda dan dies natalis yang digelar di Gedung Kubuang Tigo Baleh, Kota Solok, itu turut dihadiri Ketua DPRD Fauzi Rusli, SS., MM., unsur Forkopimda Solok, Ketua Badan Pembina Prof. Dr. Fachri Ahmad, M.Sc., serta Wali Kota Solok Dr. Ramadhani Kirana Putra, SE., MM. Kepala LLDIKTI Wilayah X juga hadir melalui perwakilan.

