Jakarta – Desa Tarumajaya, Kabupaten Bekasi, menuai apresiasi setelah dinilai berhasil memperluas perlindungan sosial bagi warga rentan. Wakil Ketua Umum DPP PKB, Cucun Ahmad Syamsurijal, menyebut capaian itu sebagai bukti bahwa kepemimpinan desa mampu menghadirkan rasa aman bagi petani dan pedagang kecil melalui kebijakan yang propekerja.
Cucun menyampaikan ucapan selamat kepada Kepala Desa Ahmad Iksan dan masyarakat Tarumajaya atas raihan tersebut. Menurut dia, keberhasilan itu menunjukkan adanya empati tinggi dari pemerintahan desa terhadap nasib pekerja yang selama ini paling mudah terdampak risiko sosial ekonomi.
Ia menilai langkah Tarumajaya membuktikan bahwa komitmen politik di tingkat desa dapat diterjemahkan menjadi perlindungan nyata bagi warganya. “Desa Tarumajaya telah menunjukkan bahwa dengan kemauan politik yang kuat, kita bisa memberikan rasa aman bagi petani dan pedagang kecil,” ujar Cucun, Jumat, 8 Mei 2026.
Sebelumnya, Menko Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar menegaskan bahwa program jaminan sosial merupakan wujud kehadiran negara dalam melindungi tenaga kerja dari tekanan ekonomi maupun berbagai risiko sosial. Ia mengingatkan, pekerja rentan yang tidak memiliki perlindungan menghadapi ancaman serius terhadap kondisi ekonomi keluarga.
“Pekerja rentan memiliki risiko sosial ekonomi yang sangat tinggi. Apabila mengalami kecelakaan kerja atau meninggal dunia, keluarganya berpotensi terperosok ke dalam kemiskinan baru,” kata Muhaimin.
Menanggapi hal itu, Cucun menyebut desa kini menjadi pionir dalam menghadirkan negara di level paling dekat dengan masyarakat lewat inovasi perlindungan sosial. Ia menilai terobosan yang dilakukan Tarumajaya sejalan dengan arah kebijakan pemerintah pusat dalam memperkuat jaring pengaman sosial.
Cucun berharap keberhasilan tersebut bisa menjadi contoh nasional bagi ribuan desa lain. Ia mendorong pemerintah desa di berbagai daerah untuk menjadikan jaminan sosial ketenagakerjaan sebagai prioritas.
“Saat desa kuat dan warganya terlindungi, di situlah fondasi ekonomi bangsa menjadi kokoh. Saya mendorong agar setiap pemerintah desa mulai memprioritaskan jaminan sosial ketenagakerjaan sebagai instrumen krusial menjaga ketahanan ekonomi domestik,” ucap legislator asal Jawa Barat II itu.
Paritrana Award sendiri merupakan penghargaan tahunan yang digagas pemerintah pusat bersama BPJS Ketenagakerjaan. Ajang ini diberikan kepada pihak-pihak yang dinilai berhasil memperluas cakupan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan di daerah masing-masing demi kesejahteraan pekerja Indonesia.

