[Jakarta] – Riset memotret dinamika percakapan publik di ruang digital terkait fenomena. Melalui pemantauan di platform TikTok, YouTube, dan Instagram selama periode 14 hingga 29 Maret 2026, diskursus terkait mudik dan arus balik Lebaran tercatat menghasilkan sedikitnya 5.102 komentar dari sampel 450 unggahan yang diambil di media sosial. Hasil analisis menunjukkan bahwa sentimen positif mendominasi perbincangan dengan angka mencapai 51% atau sebanyak 2.569 komentar. Warganet terpantau banyak memberikan apresiasi terhadap kelancaran arus lalu lintas dan kesiagaan petugas di lapangan. Ungkapan seperti terima kasih dan rasa syukur atas pengalaman perjalanan yang lancar juga menjadi narasi yang paling sering muncul. Di sisi lain, sentimen netral tercatat sebesar 28,7% atau 1.447 komentar, yang mayoritas berisi pertanyaan teknis mengenai jadwal rekayasa lalu lintas seperti one way dan kondisi jalur non-tol secara real-time. Sementara itu, sentimen negatif berada di angka 20,3% atau 1.024 komentar. Keluhan dalam kategori ini umumnya dipicu oleh rasa frustrasi akibat kemacetan di titik-titik krusial serta kendala sistem pada pendaftaran program mudik gratis maupun aplikasi tiket.

