Berita

Tragis: Korban Penyiraman Air Keras Bekasi, Tri Wibowo Meninggal Dunia

Bekasi – Tri Wibowo, korban penyiraman air keras yang juga anggota Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Bekasi, meninggal dunia setelah hampir sebulan menjalani perawatan intensif. Ia menjadi korban penyerangan keji saat perjalanan pulang usai salat subuh di sebuah musala di Perumahan Bumi Sani, Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, pada 30 Maret 2026.

Presiden KSPSI, Andi Gani Nena Wea, mengonfirmasi kabar duka tersebut. “Betul meninggal dunia di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo,” ujarnya melalui pesan singkat, Minggu, 26 April 2026.

Tri Wibowo menghembuskan napas terakhir akibat pendarahan pasca-operasi pencangkokan kulit.

Andi Gani menyampaikan belasungkawa mendalam atas kepergian Tri Wibowo, yang disebutnya sebagai bagian dari keluarga besar KSPSI. “Suami dan istri aktivis KSPSI yang saya pimpin,” ungkapnya.

KSPSI, kata Andi, akan terus mengawal proses hukum kasus ini hingga tuntas. Mereka mendesak agar dalang di balik aksi keji ini segera terungkap dan para pelaku dihukum seberat-beratnya.

Rahmat Saleh Apresiasi Prabowo Ambil Alih Hutan Negara

Kepala Kepolisian Resor Metro Bekasi, Komisaris Besar Sumarni, menjelaskan bahwa motif penyiraman air keras ini berawal dari dendam pelaku berinisial PBU. Pelaku merasa profesinya direndahkan oleh korban. Selain itu, korban juga pernah menutup tempat sampah milik pelaku.

Dendam lama itu kembali membara saat PBU bertemu korban saat salat berjamaah di musala. “Korban menatap tersangka dengan tatapan mata yang sinis, sehingga membuat tersangka tersinggung,” jelas Sumarni, Jumat, 4 April 2026.

Dipicu emosi, PBU meminta bantuan dua rekannya, MS dan SR, untuk melakukan penyerangan. Mereka menyiramkan air keras kepada korban dari arah berlawanan saat mengendarai motor. “Dengan iming-iming bayaran Rp 9 juta,” kata Sumarni.

Polisi mengungkapkan bahwa para pelaku sempat gagal melakukan aksinya sebanyak tiga kali sebelum akhirnya berhasil melukai korban. “Air keras mengenai area bagian muka korban serta bagian perut dan area belakang tubuh korban,” pungkas Sumarni.

Komentar
Prabowo Pulang ke Jakarta Usai Lawatan Diplomatik ke Prancis

Berita Populer

01

Bapenda Sumbar Latih Pemeriksa Pajak untuk Tingkatkan PAD

02

Purbaya Jelaskan Sumber Gaji Manajer Kopdes Merah Putih

03

Rahmat Saleh Tekankan Guru Bentuk Karakter di Era AI

04

TB Hasanuddin Desak Kajian Matang Hibah Kapal Induk Italia

05

AHY Gagas Giant Sea Wall Pantura Libatkan Investor dan 23 Kementerian

06

Basarnas Pastikan Masih Bisa Komunikasi dengan Korban Terhimpit Kecelakaan Kereta di Stasiun Bekasi Timur

07

BSI Maslahat Resmikan Wakaf Sumur Bor, Atasi Krisis Air Desa Maman

08

Pasaman Pacu 400 Atlet Lewati Tes Fisik Porprov 2026

Berita Terbaru










× www.domainesia.com
× www.domainesia.com