Berita

Cerita Pelajar Depok Temukan Celah di Sistem NASA: Bermula dari Rasa Penasaran

Pencapaian ini membuktikan bahwa pelajar dari kota kecil mampu menembus batasan global melalui keberanian dan rasa penasaran. "Rasanya sangat senang dan bangga," ujar Rakha di Depok, Sabtu (25/4/2026). Ketertarikan Rakha pada keamanan siber sudah muncul sebelum memasuki SMK, namun ia baru mendalaminya secara serius belakangan ini. "Kalau saya tertarik sebenarnya dari sebelum masuk SMK, kalau diseriusinnya belum lama ini," katanya. Ia memanfaatkan waktu luang untuk belajar mandiri dan berdiskusi dengan komunitas.

NASA membuka program VDP bagi publik untuk menguji keamanan sistem secara legal. Rakha memanfaatkan kesempatan tersebut dengan menelusuri aset digital dan dokumen publik milik lembaga itu. "Hanya iseng saja sih, karena NASA membuka program VDP, jadi kita coba-coba juga," ujarnya. Meski proses analisis sistem digital tergolong rumit, Rakha berhasil menemukan celah keamanan. "Sebenernya dokumennya memang dipublish untuk umum dan bisa dibaca oleh umum, tapi kalau saat menemukan kerentanan rasanya senang banget," katanya.

Ia menggunakan metode Google Dorking untuk mengumpulkan informasi dari domain NASA hingga menemukan celah broken link hijacking. "Betul, yang kami temukan itu Broken Link Hijacking, kerentanan yang mengganti link-link mati, jadi kita mengklaim ulang link tersebut. Cara menemukan kerentanannya itu kita kumpulkan informasi dahulu dari domain-domain dan aset NASA, nah kita menemukan nya pakai metode Google Dorking," sambungnya. Saat menyadari potensi celah tersebut, Rakha sempat merasa ragu. "Rasanya sangat senang karena menyadari adanya potensi celah keamanan, yang dipikirkan waktu itu langsung ingin membuat laporan celah keamanan ke NASA," ujarnya. Ia mengaku sempat khawatir laporannya tidak diterima. "Sebenarnya saat menemukanya itu, saya antara senang dan ragu juga, senang karena menemukan celah keamanan tapi juga ragu kalau laporannya bisa diterima atau tidak nya," ujarnya.

Rakha memilih melaporkan temuan tersebut secara etis demi menginspirasi pelajar lain. "Karena, kita ingin menginspirasi anak-anak yang lain, sebagai pelajar jangan melakukan kejahatan, yang bisa merusak nama baik sekolah, orang tua dan lainnya," ujarnya. Ia menyusun laporan teknis dengan bantuan instruktur komunitasnya. Tantangan terbesar baginya adalah membagi waktu antara kegiatan sekolah dan belajar mandiri. "Yang menantang dan tantangan terbesar itu cara atur waktunya, karena kita harus atur waktu untuk sekolah, belajar dan lainnya," katanya. Rakha berharap pencapaian ini menjadi langkah awal kariernya di bidang keamanan siber. "Intinya berani coba aja, semuanya pasti berawal dari hal-hal kecil, kalau merasa insecure atau takut buat mencoba, nantinya malah menyesal sendiri," pungkasnya.

Komentar
Rahmat Saleh Apresiasi Prabowo Ambil Alih Hutan Negara

Berita Populer

01

Bapenda Sumbar Latih Pemeriksa Pajak untuk Tingkatkan PAD

02

Purbaya Jelaskan Sumber Gaji Manajer Kopdes Merah Putih

03

Rahmat Saleh Tekankan Guru Bentuk Karakter di Era AI

04

TB Hasanuddin Desak Kajian Matang Hibah Kapal Induk Italia

05

AHY Gagas Giant Sea Wall Pantura Libatkan Investor dan 23 Kementerian

06

Basarnas Pastikan Masih Bisa Komunikasi dengan Korban Terhimpit Kecelakaan Kereta di Stasiun Bekasi Timur

07

BSI Maslahat Resmikan Wakaf Sumur Bor, Atasi Krisis Air Desa Maman

08

Pasaman Pacu 400 Atlet Lewati Tes Fisik Porprov 2026

Berita Terbaru










× www.domainesia.com
× www.domainesia.com