IDCloudHost | SSD Cloud Hosting Indonesia
Ekonomi

Danantara Suntik Dana Rp17,76 Triliun ke Manajer Aset Partners Group

Gedung kantor Danantara dengan logo perusahaan di Jakarta
Danantara resmi menyuntikkan dana sebesar Rp17,76 triliun ke manajer aset asal Swiss, Partners Group.

JAKARTA, Gonesia.com — Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) resmi menanamkan modal sebesar US$ 1 miliar atau setara Rp 17,76 triliun ke dalam instrumen kredit swasta global melalui manajer aset asal Swiss, Partners Group.

Langkah strategis ini menempatkan Danantara sebagai salah satu pemain signifikan dalam pasar kredit swasta internasional yang kini memiliki valuasi mencapai US$ 1,8 triliun.

Berdasarkan laporan yang dikutip dari Katadata, alokasi dana tersebut terbagi dalam dua porsi utama.

Sebanyak US$ 600 juta dialokasikan khusus untuk peluang pinjaman langsung atau direct lending.

Sisanya, sebesar US$ 400 juta, ditempatkan dalam tranche diskresioner yang dikelola bersama melalui skema co-investment.

Laba Antam Melonjak 34 Persen Jadi Rp 6,9 Triliun Semester I 2026

Pihak Danantara telah mengonfirmasi keterlibatan mereka dalam bisnis kredit swasta Partners Group namun memilih untuk tidak merinci nilai nominal investasinya secara terbuka.

Chief Investment Officer (CIO) Danantara, Pandu Sjahrir, menjelaskan bahwa langkah ini bukan sekadar mengejar keuntungan finansial semata.

Ia menekankan adanya aspek transfer pengetahuan sebagai nilai tambah untuk memperkuat kapasitas investasi nasional.

“Investasi di Partners Group akan ditujukan untuk peluang pinjaman langsung di seluruh Asia, terutama Indonesia,” kata Pandu Sjahrir menanggapi pertanyaan Bloomberg, dikutip pada Sabtu (29/8).

Menurutnya, penempatan modal di luar negeri tersebut dirancang agar pada akhirnya memberikan dampak positif bagi ekonomi domestik.

Bank BJB Raih Dua Penghargaan OJK Berkat Edukasi Literasi Keuangan

Mandat investasi ini menjadi bukti nyata ekspansi Danantara setelah lembaga tersebut sebelumnya merekrut tenaga ahli dari GIC Singapura.

Sebagai sovereign wealth fund Indonesia, Danantara kini mengelola aset badan usaha milik negara (BUMN) dengan nilai total sekitar US$ 900 miliar.

Sebelum kesepakatan ini, Danantara juga telah melakukan ekspansi besar dengan menyepakati investasi senilai US$ 2,5 miliar di JBS NV.

Dana tersebut disalurkan melalui perusahaan patungan untuk mengelola operasional salah satu perusahaan pengolahan daging terbesar dunia di Australia dan Selandia Baru.

Aktivitas investasi ini mencerminkan tren global di mana berbagai dana kekayaan negara mulai melirik pasar kredit swasta yang berkembang pesat.

Laba Usaha BNBR Melonjak 283% Berkat Penjualan EV dan Tol Cibitung

Langkah serupa juga telah diambil oleh Temasek Holdings asal Singapura yang membentuk platform kredit swasta dengan portofolio awal senilai S$ 10 miliar pada 2024.

Sementara itu, Partners Group sendiri mengumumkan perolehan mandat US$ 1 miliar tersebut pada awal Agustus lalu tanpa menyebutkan identitas investor institusional di balik dana tersebut.

Struktur investasi yang disepakati dilaporkan berbentuk evergreen tanpa batasan waktu tertentu.

Fokus utamanya adalah pada peluang pinjaman langsung senior dan junior di kawasan Asia Pasifik.

Partners Group saat ini mengelola aset lebih dari US$ 186 miliar di seluruh dunia.

Meskipun sempat menghadapi tantangan berupa peningkatan penarikan dana oleh klien pada awal tahun, perusahaan tetap agresif mencari peluang di Asia.

Diversifikasi investasi di luar pasar Amerika Serikat menjadi prioritas bagi klien-klien mereka saat ini.

Danantara sendiri terus memperkuat posisinya di pasar internasional setelah sukses menghimpun US$ 1,5 miliar melalui penerbitan obligasi perdana pada Juni 2026.

Strategi ini mempertegas peran Danantara sebagai pengelola dana yang aktif menjangkau pasar domestik maupun mancanegara.

Komentar

Berita Populer

01

Saham Blue Chip Tertekan, Simak Peluang Rebound Semester II 2026

02

Manufaktur Indonesia Targetkan Pertumbuhan 5,51 Persen di 2026

03

Contraflow Jakarta-Cikampek KM 55-65 Berlaku: Cek Info Terbaru!

04

PLTMG Gunungsitoli Amankan Listrik Nias, Hadapi Cuaca Ekstrem Saat Nataru

05

Biochar Sisik Ikan Perkuat Komposit Serat Karbon, Kurangi Limbah, Tingkatkan Kekuatan

06

Profil Erling Haaland: Harapan Norwegia dan Kandidat Top Skor Piala Dunia 2026

07

Petugas PPSU Jakarta Utara Menjaga Integritas Kerja di Tengah Godaan Manipulasi

08

Bencana Sumatra Rusak Parah 54 Sekolah; Siswa Belajar di Tenda

Berita Terbaru