IDCloudHost | SSD Cloud Hosting Indonesia
Ekonomi

Harga Emas Diprediksi Menguat Sepekan ke Depan, Simak Analisisnya

Batangan emas Antam dengan latar belakang grafik pasar keuangan yang menunjukkan tren kenaikan harga
Harga emas batangan Antam diprediksi akan terus menguat hingga menyentuh level Rp 2.864.000 per gram dalam sepekan ke depan.

JAKARTA, Gonesia.com – Harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) diproyeksikan akan terus menanjak dan berpotensi menyentuh level Rp 2.864.000 per gram dalam sepekan ke depan.

Estimasi kenaikan harga ini merujuk pada analisis pasar terkini di tengah tingginya ketidakpastian ekonomi global serta eskalasi tensi geopolitik di berbagai kawasan.

Saat ini, harga emas Antam berada di posisi Rp 2.740.000 per gram dengan harga emas dunia bertengger di level US$ 4.607 per troy ons.

Analis Mata Uang & Komoditas, Ibrahim Assuaibi, menyatakan bahwa dalam sepekan ke depan harga emas dunia kemungkinan besar akan ditransaksikan di level support US$ 4.437 per troy ons dan resistancenya di US$ 4.766 per troy ons.

Ia menambahkan, rentang pergerakan harga logam mulia Antam pun diprediksi akan berada di kisaran Rp 2.600.000 hingga Rp 2.864.000 per gram.

Dampak Penurunan Batas Harga Saham BEI terhadap Nasib Saham Gocapan

“Dalam sepekan harga logam mulia kemungkinan besar di Rp 2.864.000 per gram,” ujar Ibrahim, Minggu (23/8/2026).

Menurutnya, faktor pendorong utama penguatan harga emas saat ini adalah ketegangan geopolitik yang melibatkan sanksi ekonomi Amerika Serikat terhadap Iran.

Ia menjelaskan bahwa rencana pengumuman sanksi oleh Menteri Keuangan AS telah memicu ancaman dari Iran untuk menutup jalur Selat Hormuz.

Langkah tersebut dikhawatirkan akan memicu lonjakan harga minyak mentah dunia yang kemudian berdampak pada stabilitas pasar keuangan.

Selain itu, situasi di Timur Tengah semakin memanas akibat serangan militer Israel ke Suriah serta berlanjutnya konflik Rusia-Ukraina yang telah memakan korban jiwa dalam jumlah signifikan.

Pertamina Geothermal Energy Percepat Pengembangan Tiga Proyek Panas Bumi Strategis

Di sisi lain, kebijakan fiskal Amerika Serikat terkait utang negara turut menjadi katalis penting bagi pergerakan harga emas.

Pemerintah AS berencana meningkatkan skema buyback obligasi dari semula US$ 2 miliar menjadi lebih dari US$ 4 miliar per operasi.

Kebijakan ini menyebabkan investor melepas obligasi AS dan mengalihkan aset mereka ke emas sebagai instrumen safe haven.

“Hal ini yang membuat yield tenor obligasi tenor 10 sampai 30 tahun mengalami penurunan. Sehingga banyak investor yang mengalihkan dananya ke emas sebagai safe haven,” imbuhnya.

Dari sisi kebijakan moneter, pasar kini mencermati arah kebijakan Ketua The Fed, Kevin Warsh, yang mengisyaratkan tidak akan menaikkan suku bunga.

Target Makan Bergizi Gratis Dipangkas, Intip Prospek Saham Sektor Perunggasan

Meskipun terdapat perbedaan pandangan di antara pejabat bank sentral AS terkait inflasi, ketidakpastian global tetap menempatkan emas sebagai aset yang paling diburu.

Permintaan emas oleh bank sentral secara global juga diproyeksikan akan terus meningkat pada kuartal III-2026.

Tren pembelian ini berkaca pada realisasi semester I-2026 di mana volume permintaan emas tercatat naik sebesar 2%.

“Kemungkinan besar ada tren pada kuartal III – 2026 bank sentral melakukan pembelian logam karena ada indikasi harga emas dunia terus mengalami kenaikan,” pungkasnya.

Komentar

Berita Populer

01

Saham Blue Chip Tertekan, Simak Peluang Rebound Semester II 2026

02

Manufaktur Indonesia Targetkan Pertumbuhan 5,51 Persen di 2026

03

Contraflow Jakarta-Cikampek KM 55-65 Berlaku: Cek Info Terbaru!

04

PLTMG Gunungsitoli Amankan Listrik Nias, Hadapi Cuaca Ekstrem Saat Nataru

05

Profil Erling Haaland: Harapan Norwegia dan Kandidat Top Skor Piala Dunia 2026

06

Biochar Sisik Ikan Perkuat Komposit Serat Karbon, Kurangi Limbah, Tingkatkan Kekuatan

07

Petugas PPSU Jakarta Utara Menjaga Integritas Kerja di Tengah Godaan Manipulasi

08

Bencana Sumatra Rusak Parah 54 Sekolah; Siswa Belajar di Tenda

Berita Terbaru