Berita

Hakim Soroti Perubahan Skenario Pembunuhan Kepala Cabang Bank di Jakarta

Jakarta – Majelis hakim Pengadilan Militer II-08 Jakarta menyoroti perubahan skenario dalam kasus dugaan penculikan dan pembunuhan terhadap kepala cabang bank di Jakarta berinisial MIP (37) yang berujung pada kematian korban.

Hakim Ketua Fredy Ferdian Isnartanto bertanya kepada Antonius Aditia Majarjuna terkait ketidaksesuaian rencana awal dengan fakta di lapangan.

"Dari rencana awal kan mau baik-baik saja. Kenapa jadi preman? Itu konotasinya sudah mengarah ke cara paksa. Berarti otomatis ada unsur kekerasan di dalam rencana itu?," tanya hakim.

"Lah makanya, kok keluar dari jalur. Kenapa cari aparat, kenapa kemudian cari preman, bahkan terdakwa akhirnya cari orang-orang hitam itu," lanjut hakim.

Dalam kesaksiannya, Antonius yang juga menjadi terdakwa dalam berkas terpisah di Pengadilan Negeri Jakarta Timur menyebut bahwa skenario awal yang disusun oleh pengusaha bimbingan belajar Dwi Hartono tidak mengarah pada tindakan kekerasan.

Rahmat Saleh Apresiasi Prabowo Ambil Alih Hutan Negara

Rencana itu disebut hanya bertujuan mengajak korban bekerja sama dalam pemindahan dana dari rekening dormant.

Menurut Antonius, pendekatan yang dirancang adalah persuasif dengan menghadirkan sosok aparat untuk memberikan tekanan psikologis, bukan melalui tindakan fisik.

Bahkan, Dwi Hartono awalnya meminta korban agar tetap dalam kondisi sehat karena proses tersebut akan dilakukan di lingkungan kantor cabang yang ramai.

"Korban harus dalam keadaan sehat, karena rencananya dilakukan di ruang kepala cabang, ada karyawan, satpam, dan nasabah," ujar Antonius.

Namun, majelis hakim mempertanyakan fakta bahwa dalam pelaksanaannya justru muncul unsur kekerasan yang berujung fatal.

Prabowo Pulang ke Jakarta Usai Lawatan Diplomatik ke Prancis

Hakim menilai ada pergeseran signifikan dari rencana awal hingga akhirnya melibatkan pihak-pihak lain di luar skenario.

Komentar

Berita Populer

01

Bapenda Sumbar Latih Pemeriksa Pajak untuk Tingkatkan PAD

02

Purbaya Jelaskan Sumber Gaji Manajer Kopdes Merah Putih

03

Rahmat Saleh Tekankan Guru Bentuk Karakter di Era AI

04

TB Hasanuddin Desak Kajian Matang Hibah Kapal Induk Italia

05

AHY Gagas Giant Sea Wall Pantura Libatkan Investor dan 23 Kementerian

06

Basarnas Pastikan Masih Bisa Komunikasi dengan Korban Terhimpit Kecelakaan Kereta di Stasiun Bekasi Timur

07

BSI Maslahat Resmikan Wakaf Sumur Bor, Atasi Krisis Air Desa Maman

08

Pasaman Pacu 400 Atlet Lewati Tes Fisik Porprov 2026

Berita Terbaru










× www.domainesia.com
× www.domainesia.com