Pulau Siau – Wakil Menteri Dalam Negeri Akhmad Wiyagus menekankan penanganan maksimal bagi korban selamat banjir bandang. Seluruh jalan telah dapat dilalui berkat sinergi aparat Pemda Sitaro, TNI, Polri, masyarakat, dan relawan, ungkap Chintya.
"Berkat kerja keras dan gotong royong tidak ada lagi jalan yang terisolir. Kami menyampaikan terimakasih kepada seluruh stakeholder," kata Chintya.
Korban luka yang dirawat berjumlah 7 orang di rumah sakit setempat, 15 di puskesmas, dan 4 dirujuk ke Manado. Kerusakan meliputi 30 rumah hilang, 52 rusak berat, 84 rusak ringan, dua gereja tertimbun lumpur, dan tiga sekolah mengalami kerusakan serupa.
Chintya menambahkan, distribusi bantuan terhambat dan meminta bantuan personel TNI/Polri karena bantuan menumpuk di kantor kecamatan.
Kapolda Sulut dan Kasdam XIII Merdeka merespons permintaan tersebut dengan segera menginstruksikan personel lapangan untuk membantu distribusi bantuan.
"Kami segera perintahkan prajurit di lapangan membantu," kata Brigjen Yustinus.

