Jakarta – Perayaan HUT ke-31 Indosiar terasa istimewa dengan pesan moral yang kuat. Stasiun televisi ini menunjukkan komitmen terhadap kelestarian lingkungan melalui konsep go green.
Tasya, Juara D’Academy 7 (DA7), menyambut positif langkah tersebut. Di tengah kebahagiaannya, Tasya mengomentari kebijakan baru Indosiar yang menolak kiriman karangan bunga.
"Masha Allah, terharu banget ya karena Indosiar sekarang sudah mendukung go green. Emang harusnya seperti itu karena di zaman sekarang, plastik memang harus dikurangi, styrofoam semuanya harus dikurangi," kata Tasya di Studio 6 Emtek City, Jakarta Barat, Sabtu (10/1).
Sebagai gantinya, Indosiar mengajak mitra dan kolega mengirimkan bibit pohon. Tasya menilai ini terobosan cerdas yang patut dicontoh. Karangan bunga konvensional dari styrofoam dan plastik hanya menjadi limbah perusak lingkungan.
"Untuk karangan bunga kan terbuat dari styrofoam gitu ya, atau bunga-bunga yang mungkin dari terbuat dari plastik begitu. Jadi menurut Tasya pilihan Indosiar untuk mendukung go green ini dan tidak menerima lagi karangan bunga, dan menerimanya itu pohon, itu pilihan yang sangat baik sih," jelas Tasya.
Langkah ini sejalan dengan visi Indosiar untuk berinovasi dan memberi dampak positif bagi masyarakat. Selain program unggulan seperti D’Academy 7 dan siaran sepak bola, Indosiar ingin menjadi pelopor gerakan peduli bumi.
Tasya berharap inisiatif ini menginspirasi industri hiburan lain untuk lebih peduli alam. Ia mengajak semua pihak beralih ke gaya hidup ramah lingkungan demi masa depan lebih baik. "Sangat bagus, sangat bijak," puji Tasya.
Tasya mengucapkan selamat ulang tahun untuk Indosiar. Ia mendoakan agar Indosiar semakin jaya dan dicintai masyarakat Indonesia.
"Tasya ingin mengucapkan selamat ulang tahun untuk Indosiar yang ke-31 tahun. Semoga Indosiar ke depannya semakin sukses, jaya dan semakin banyak dikenal orang juga penggemarnya," pungkas Tasya.

