Berita

Pakar Hukum: Klaim Politisasi Kasus Nadiem Gagal, Hakim Fokus Bukti

Jakarta – Pakar hukum Universitas Jenderal Soedirman Purwokerto, Hibnu Nugroho, menilai narasi kriminalisasi atau politisasi perkara Nadiem Makarim tidak relevan dalam persidangan. Hakim dan jaksa fokus pada pembuktian dakwaan.

Hibnu menyatakan, upaya pihak Nadiem membangun opini publik dengan membandingkan kasusnya dengan perkara Tom Lembong sah-sah saja. Namun, klaim tersebut harus diuji objektif di ruang sidang.

"Itu sah-sah aja. Tapi saya kira hakim maupun jaksa akan fokus pada pembuktian yang ada. Bahwa ini (kasus Nadiem) adalah perkara hukum bukan politik. Bicara hukum adalah bicara bukti," kata Hibnu, Jumat (16/1/2026).

Pernyataan Hibnu menanggapi konten media sosial yang menyebut perkara dugaan korupsi pengadaan laptop Chromebook sebagai politisasi. Nadiem berstatus terdakwa dalam kasus dugaan korupsi pengadaan laptop Chromebook saat menjabat Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.

Hibnu menegaskan, eksepsi Nadiem yang menyatakan dakwaan jaksa kabur tidak bisa dianggap benar. Majelis hakim menolak eksepsi tersebut sehingga perkara berlanjut ke tahap pembuktian.

Polisi Berlakukan One Way dan Contraflow Pantau Arus Balik Lewat CCTV

Menurut Hibnu, kekuatan alat bukti ditentukan oleh keterkaitannya dengan alat bukti lain serta keterangan yang saling menguatkan.

"Dimana bukti itu bernilai kalau antara bukti satu selaras dengan bukti yang lain, antara bukti satu dengan keterangan yang lain," jelasnya.

Ia menambahkan, alat bukti dalam persidangan tidak dapat dinilai terpisah, melainkan harus dibaca utuh dan berkesinambungan.

Komentar

Berita Populer

01

PSI Mendesak DKI Terapkan Jadwal Pengambilan Sampah Setelah Longsor Bantargebang

02

Kapitalisasi Pasar Saham Syariah Indonesia Sentuh Rp7.578 Triliun, Kuasai Mayoritas Pasar

03

AHY Yakinkan Prabowo: Demokrat Turun ke Daerah, Bukan Taktik Pemilu Dini

04

Jawa Tengah Siapkan Strategi, Antisipasi Kemacetan dan Bencana Mudik Lebaran

05

Kapolri Awasi Tesso Nilo, Pulihkan Habitat Gajah Sumatera Seluas 81 Ribu Hektare

06

Bencana Sumut: Ribuan Korban Mengungsi, Pemerintah Percepat Relokasi Hunian

Berita Terbaru











× www.domainesia.com
× www.domainesia.com