Berita

Jakarta Bebas Banjir: BPBD DKI Klaim Genangan Surut Pagi Ini

Jakarta – Banjir yang sempat melanda sejumlah wilayah DKI Jakarta dalam beberapa hari terakhir telah surut. Berdasarkan data BPBD DKI Jakarta pada pukul 08.00 WIB, seluruh genangan air telah hilang pagi ini.

Kepala Pusat Data dan Informasi Kebencanaan BPBD Mohamad Yohan mengatakan, "Data per jam 08.00 WIB, banjir di DKI Jakarta sudah surut."

BPBD DKI Jakarta mencatat, ketinggian air saat banjir akhir Januari 2026 sempat mencapai 3,5 meter di beberapa titik di Jakarta Timur akibat meluapnya Sungai Ciliwung.

Banjir yang sempat merendam 39 RT pada Jumat (30/1) dipicu hujan deras yang mengguyur DKI Jakarta dan sekitarnya, sehingga menyebabkan peningkatan muka air di beberapa pos pantau.

Yohan menjelaskan bahwa upaya kolaboratif oleh instansi terkait dan pengerahan personel berikut peralatan pendukung seperti pompa portabel untuk menyedot banjir telah mengatasi masalah ini.

Polisi Ringkus Pemalak Modus Uang Rokok yang Incar Pengemudi di Jakarta Pusat

"Peran dari unsur masyarakat juga dilibatkan dalam upaya ini seperti RT/RW, FKDM dan tokoh masyarakat lainnya," ujarnya.

Meskipun banjir telah surut, BPBD DKI tetap mengimbau masyarakat untuk berhati-hati dan waspada terhadap potensi banjir.

"Dalam keadaan darurat, segera hubungi nomor telepon 112. Layanan ini gratis dan beroperasi selama 24 jam non-stop," tambahnya.

Sebelumnya, banjir merendam sembilan rukun tetangga (RT) dan satu ruas jalan di Jakarta Barat dan Utara pada Minggu (1/2/2026) pagi dengan ketinggian air bervariasi.

"Ketinggian air 10-20 sentimeter (cm)," kata Yohan saat dikonfirmasi.

Prabowo Subianto Pimpin Rapat Terbatas Bahas Penyesuaian Kebijakan Ekonomi Serta Energi

Banjir di dua wilayah di Jakarta Barat dipicu hujan yang kembali mengguyur menyebabkan Kali Semongol meluap. Dua RT yang berada di Jakarta Barat dan sebelumnya sudah surut kembali banjir.

Sementara untuk tujuh RT lainnya di Jakarta Utara, ketinggian air sekitar 10 cm. Pemicunya juga sama dampak curah hujan tinggi hingga menyebabkan Kali Angke dan Kali Nagrak meluap.

"Sementara untuk jalan banjir terdapat di Jalan Kamal Raya, Kelurahan Tegal Alur, Jakarta Barat dengan ketinggian 15 cm," ujarnya.

Ia menambahkan, banjir yang terjadi juga menyebabkan 350 warga mengungsi ke tempat lebih aman yaitu di Masjid Nurul Jannah 125 jiwa dan SD Robiatul Adawiyah 225 jiwa.

Berikut data PBD DKI Jakarta hingga Minggu pagi untuk sembilan RT yang tergenang:

Prabowo Gelar Bazar Murah di Monas Guna Membagikan Kebahagiaan Lebaran

Jakarta Barat:

Banjir rendam dua RT yang berada di Kelurahan Tegal Alur ketinggian air 20 cm.

Jakarta Utara:

Banjir rendam tujuh RT, yang terdiri dari:

  • Kelurahan Marunda: Enam RT
  • Kelurahan Kapuk Muara: Satu RT

Ketinggian air: 10 cm.

Komentar

Berita Populer

01

PSI Mendesak DKI Terapkan Jadwal Pengambilan Sampah Setelah Longsor Bantargebang

02

Kapitalisasi Pasar Saham Syariah Indonesia Sentuh Rp7.578 Triliun, Kuasai Mayoritas Pasar

03

AHY Yakinkan Prabowo: Demokrat Turun ke Daerah, Bukan Taktik Pemilu Dini

04

Jawa Tengah Siapkan Strategi, Antisipasi Kemacetan dan Bencana Mudik Lebaran

05

Kapolri Awasi Tesso Nilo, Pulihkan Habitat Gajah Sumatera Seluas 81 Ribu Hektare

06

Bencana Sumut: Ribuan Korban Mengungsi, Pemerintah Percepat Relokasi Hunian

Berita Terbaru











× www.domainesia.com
× www.domainesia.com