Makassar – Dinas Pendidikan Kota Makassar, Sulawesi Selatan, menangguhkan pembelajaran tatap muka di sekolah. Keputusan ini diambil menyusul peringatan dini cuaca ekstrem yang dikeluarkan oleh Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG).
Kepala Dinas Pendidikan Makassar, Achi Soleman, menyatakan bahwa proses belajar mengajar sementara akan dilakukan secara daring dari rumah masing-masing, sampai kondisi cuaca membaik.
"Untuk sementara ini proses belajar mengajar dilakukan secara daring. Ini untuk keselamatan dan kesehatan para peserta didik dan tenaga pendidik karena cuaca lagi buruk," ujarnya, Senin (12/1/2026).
Achi menjelaskan, peningkatan curah hujan disertai angin kencang berpotensi menyebabkan genangan air dan banjir di beberapa wilayah, sehingga dikhawatirkan mengganggu aktivitas pembelajaran tatap muka.
Oleh karena itu, satuan pendidikan PAUD/TK, SD, dan SMP yang terdampak diminta meniadakan pembelajaran langsung dan menggantinya dengan pembelajaran daring hingga kondisi dinyatakan aman.
"Meski dilaksanakan secara daring, proses pembelajaran tetap harus berjalan sesuai jadwal," katanya.

