Berita

Bupati Tanah Datar Temui Kemendagri Redam Konflik Batas Wilayah

bupati-tanah-datar-temui-kemendagri-selesaikan-konflik-batas-wilayah
Bupati Tanah Datar Temui Kemendagri Selesaikan Konflik Batas Wilayah

Jakarta – Bupati Tanah Datar Eka Putra mendatangi Kementerian Dalam Negeri pada Senin (8/6/2026) untuk meminta penanganan cepat atas memanasnya sengketa batas wilayah antara Nagari Simawang, Kabupaten Tanah Datar, dan Nagari Bukik Kanduang, Kabupaten Solok. Ia ingin ketegangan di lapangan segera mereda setelah muncul klaim sepihak atas lahan ulayat.

Persoalan itu bermula saat sejumlah pemuka adat dari Nagari Bukik Kanduang melakukan pemancangan untuk pembangunan Brigif serta rencana lahan Batalyon TNI di area yang diklaim sebagai tanah ulayat Nagari Simawang. Aksi tersebut kemudian memicu keributan antarkelompok warga, dan rekamannya sempat beredar luas di media sosial.

Eka menegaskan batas kedua kabupaten itu masih berada dalam pembahasan di Kemendagri. Karena itu, ia menilai tidak semestinya ada tindakan pembangunan di lokasi yang statusnya belum jelas.

Dalam pertemuannya di Kemendagri, Eka juga meminta Pemerintah Kabupaten Solok menghentikan seluruh aktivitas di kawasan sengketa sampai keluar keputusan hukum yang sah. Ia telah berkomunikasi dengan Bupati Solok Jon Firman Pandu untuk mengatur pertemuan guna menyelesaikan persoalan tersebut.

“Kami sepakat untuk segera menyelesaikan permasalahan ini agar situasi tetap aman dan kondusif. Saya meminta masyarakat di kedua wilayah perbatasan untuk tetap tenang dan menahan diri,” kata Eka Putra.

KDM Tegaskan Bonus Persib Rp1 Miliar dari Hasil Jual Sapi

Kemendagri merespons laporan itu dengan menyatakan akan menindaklanjuti surat dari Pemerintah Kabupaten Tanah Datar. Direktur Toponimi dan Batas Daerah Kemendagri Raziras Ramadillah mengatakan pihaknya juga akan mengirim surat ke Pemerintah Kabupaten Solok agar kondisi di lapangan tetap terkendali.

Selain itu, Kemendagri berkomitmen mempercepat penyelesaian sengketa tersebut dengan berpedoman pada fakta riil di lapangan. Penyelesaian ini diharapkan memberi kepastian hukum bagi kedua pihak dan mengakhiri konflik yang telah berlangsung lama.

Komentar

Berita Populer

01

KCIC Tambah Enam Perjalanan Whoosh, Arus Balik Bandung-Jakarta Padat

02

DSI Perkuat Tata Kelola Ekspor dan Devisa Nasional

03

Kejagung Geledah Kantor BGN Pusat Jakarta Usai Ganti Pimpinan

04

Warga Jakarta Berbondong-Bondong Manfaatkan Pemutihan Pajak Kendaraan

05

Harga Avtur Turun, Mengapa Surcharge Tiket Pesawat Tetap Tidak Berubah?

06

Strategi ANTM Perkuat Pasar Domestik di Tengah Rencana Ekspor BUMN

07

Purbaya Tekankan Pancasila dalam Kelola Keuangan Negara

08

Aher Apresiasi Dukcapil Hentikan Fotokopi e-KTP Demi Data Pribadi

Berita Terbaru